Polda Bengkulu Tangani 5.622 Perkara Sepanjang 2025, 3.353 Selesai

Polda Bengkulu mencatat 5.622 perkara sepanjang 2025 konfrensi Pers
Foto: Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., didampingi Kabid Humas dan Direskrimsus saat melakukan Konfrensi Pers di Aula Awaludin Djamil, Mapolda Bengkulu, Selasa (30/12/25), (Ft/Ist).

Polda Bengkulu Tangani 5.622 Perkara Sepanjang 2025, 3.353 Selesai

Kantor-Berita.Com|| Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu mencatat capaian signifikan dalam penegakan hukum sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data yang dihimpun melalui aplikasi Digital Online Reporting System (DORS) hingga 20 Desember 2025, jumlah tindak pidana yang tercatat mencapai 5.622 perkara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.353 perkara berhasil diselesaikan oleh jajaran Polda Bengkulu dan polres di seluruh wilayah hukum Provinsi Bengkulu.

Capaian tersebut mencerminkan kerja keras aparat kepolisian dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terus berkembang. Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa angka penyelesaian perkara itu merupakan hasil sinergi dan dedikasi seluruh personel Polri di Bengkulu dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

||BACA JUGA: Kemenkumham Bengkulu Gandeng Polda Perkuat Sinergi Layanan Hukum

“Data ini menunjukkan komitmen kami dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Tantangan kamtibmas sepanjang 2025 cukup dinamis, namun kami terus berupaya meningkatkan efektivitas penyelidikan dan penyidikan agar penyelesaian perkara dapat lebih optimal,” ujar Mardiyono saat memaparkan capaian kinerja Polda Bengkulu di Aula Awaludin Djamil, Mapolda Bengkulu, Selasa (30/12/25).

Menurut Mardiyono, penanganan ribuan perkara pidana tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah strategis yang telah ditempuh Polda Bengkulu. Salah satunya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kepolisian. Pelatihan berkelanjutan, peningkatan kompetensi penyidik, serta penguatan integritas personel menjadi fokus utama dalam upaya memperbaiki kualitas layanan penegakan hukum.

||BACA JUGA: Bengkulu Luncurkan Lomba Ketahanan Pangan Satu Desa Satu Hektare

Selain penguatan SDM, Polda Bengkulu juga terus mengoptimalkan sarana dan prasarana pendukung tugas kepolisian. Pemanfaatan teknologi informasi, termasuk sistem pelaporan dan pemantauan perkara berbasis digital, dinilai mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses penanganan kasus.

“Penggunaan aplikasi DORS membantu kami memantau perkembangan perkara secara real time. Dengan sistem ini, proses penanganan perkara menjadi lebih terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Kapolda.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor juga menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Bengkulu. Polda Bengkulu secara aktif menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, serta elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

||BACA JUGA: Kapolda Bengkulu Resmikan Barak Batalyon C Brimob dan Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Bupati Bengkulu Utara

Di sisi lain, Mardiyono menekankan bahwa penegakan hukum tidak semata-mata dilakukan melalui pendekatan represif. Sepanjang 2025, Polda Bengkulu juga mengedepankan langkah-langkah preventif dan preemtif guna menekan potensi terjadinya tindak kriminal.

Pendekatan preventif diwujudkan melalui patroli rutin, penguatan peran bhabinkamtibmas, serta peningkatan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Sementara itu, pendekatan preemtif dilakukan melalui edukasi, penyuluhan hukum, dan pembinaan masyarakat agar memiliki kesadaran hukum yang lebih baik.

“Penegakan hukum yang efektif harus diimbangi dengan upaya pencegahan. Kami ingin masyarakat merasa aman, bukan hanya karena penindakan, tetapi juga karena adanya rasa percaya dan kedekatan dengan aparat kepolisian,” kata Mardiyono.

||BACA JUGA: Polda Bengkulu Ungkap Dua Kasus Korupsi, 15 Tersangka Sudah Ditahan

Sepanjang tahun 2025, Polda Bengkulu juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kejahatan konvensional hingga kejahatan berbasis teknologi informasi. Perkembangan teknologi digital, menurut Kapolda, menuntut aparat kepolisian untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kemampuan dalam menangani kejahatan siber.

Untuk itu, Polda Bengkulu terus memperkuat unit-unit yang menangani kejahatan khusus, termasuk tindak pidana siber, narkotika, dan kejahatan ekonomi. Langkah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan rasa keadilan dan perlindungan hukum di era digital.

Meski mencatat ribuan perkara yang berhasil ditangani, Kapolda Bengkulu mengakui bahwa masih terdapat sejumlah perkara yang belum terselesaikan. Ia menegaskan bahwa hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi institusinya untuk terus berbenah.

||BACA JUGA: Polda Bengkulu dan Pemkot Bengkulu Sinergi Bedah Rumah, Wujud Kepedulian bagi Warga Kurang Mampu

“Kami tidak menutup mata terhadap kekurangan yang ada. Evaluasi menyeluruh akan terus kami lakukan agar ke depan kinerja penegakan hukum semakin meningkat,” ujarnya.

Mardiyono juga menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.

“Keberhasilan penegakan hukum tidak bisa berdiri sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat menentukan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Bengkulu,” kata dia.

||BACA JUGA: Polda Bengkulu Bangun Dapur Makan Bergizi Gratis untuk Pelajar, Dukung Program Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Bengkulu juga mengapresiasi peran media massa dan masyarakat sipil yang turut mengawal kinerja kepolisian. Kritik dan masukan dari publik, menurutnya, menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan internal Polri.

Ke depan, Polda Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam bidang penegakan hukum. Prinsip profesionalitas, transparansi, dan keadilan akan tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah yang diambil.

Dengan berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan, Polda Bengkulu berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas yang semakin kondusif pada tahun-tahun mendatang. Capaian sepanjang 2025 menjadi pijakan awal untuk menghadirkan institusi kepolisian yang semakin dipercaya, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Polri hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat. Itu komitmen kami, dan akan terus kami jaga,” pungkas Irjen Pol Mardiyono. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *