Pj Walikota Bengkulu Imbau: Warga Tingkatkan Waspada Cuaca Ekstrem dan Mitigasi Nataru 2025

Mitigasi bencana Kota Bengkulu 2025
Foto: Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, (Ft/Ist).

Pj Walikota Bengkulu Imbau: Warga Tingkatkan Waspada Cuaca Ekstrem dan Mitigasi Nataru 2025

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025, Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat mitigasi bencana. Hal ini mengingat prediksi cuaca ekstrem yang masih melanda Kota Bengkulu, dengan potensi hujan lebat, angin kencang, dan risiko bencana seperti banjir serta pohon tumbang.

Salah satu fokus utama dalam imbauan tersebut adalah mengantisipasi ancaman banjir akibat curah hujan yang tinggi. Arif menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan.

BACA JUGA: Polresta Bengkulu Siap Gelar Operasi Lilin 2024 untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

“Saat musim penghujan seperti sekarang, perilaku membuang sampah sembarangan dapat memperparah kondisi lingkungan, khususnya dalam menyumbat saluran air yang menjadi penyebab utama banjir,” ujar Arif.

Ia juga meminta seluruh pihak, terutama pemerintah kecamatan, untuk menggencarkan program kebersihan lingkungan yang terjadwal secara rutin. Menurutnya, langkah ini tidak hanya membantu mengurangi risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

BACA JUGA: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Selama Nataru 2024-2025: Siaga Bencana Ditingkatkan

Cuaca ekstrem tidak hanya meningkatkan risiko banjir, tetapi juga memicu bahaya lain seperti pohon tumbang dan reklame roboh. Berdasarkan data yang dihimpun, beberapa insiden pohon tumbang telah terjadi di berbagai titik di Kota Bengkulu, bahkan menimpa warga yang melintas.

Untuk itu, Arif mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan deras disertai angin kencang. Ia juga meminta masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama jika terdapat pohon besar atau reklame yang berpotensi tumbang.

“Warga diharapkan dapat melaporkan kepada instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), jika menemukan pohon yang rawan tumbang atau reklame yang terlihat tidak stabil,” tambah Arif.

BACA JUGA: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Bengkulu, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Sebagai langkah strategis, Arif meminta pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk mengambil inisiatif dalam mitigasi bencana. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan kerja bakti kebersihan lingkungan secara rutin.

“Kegiatan kebersihan yang melibatkan masyarakat langsung akan memberikan dampak positif, baik dalam mencegah banjir maupun dalam meningkatkan solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan terus memperbaiki infrastruktur seperti saluran drainase, mengadakan pengecekan rutin terhadap pohon-pohon besar, serta memperkuat struktur reklame di kawasan publik.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, Dinsos Aktifkan Posko 24 Jam

Arif menekankan bahwa mitigasi bencana tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan kolaborasi aktif antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat.

“Pemerintah Kota Bengkulu melalui instansi seperti BPBD, DLH dan Dinas Pekerjaan Umum akan terus siaga dan siap merespons laporan warga terkait potensi bencana, Namun peran masyarakat dalam memberikan laporan dan menjaga kebersihan lingkungan sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Arif. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *