Pj Gubernur Kalbar: GAPENSI Berperan Penting dalam Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
KBRN1, KALBAR|| Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson, menegaskan bahwa Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur. Organisasi ini menjadi mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan merata di Kalbar.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) XII GAPENSI yang berlangsung di Hotel Mahkota, Kota Pontianak, pada Senin (17/2/2025), Harisson menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah dan GAPENSI sangat penting dalam mempercepat pembangunan daerah.
BACA JUGA: Kalbar Luncurkan 44 Calendar of Event Wisata 2025, Target Wisatawan Naik 50%
“GAPENSI sebagai wadah kontraktor nasional berperan besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat, Oleh karena itu kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan GAPENSI sangat diperlukan untuk memastikan pembangunan yang lebih berkualitas dan merata,” ujar Harisson.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi inisiatif GAPENSI dalam mendorong anggotanya untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi di sektor konstruksi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi akan membawa industri konstruksi ke arah yang lebih modern, efisien, dan transparan.
BACA JUGA: Pj Gubernur Kalbar Sebut: PLBN Entikong Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi dan Etalase Perbatasan
“Saya mengapresiasi GAPENSI yang terus mengedukasi anggotanya agar mampu memanfaatkan digitalisasi dalam sistem pelelangan, perizinan, hingga manajemen proyek, Dengan begitu industri konstruksi di Kalimantan Barat akan semakin maju dan berdaya saing tinggi,” Kata Harisson.
Pj Gubernur Harisson juga berharap GAPENSI dapat merumuskan program kerja yang lebih inovatif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan profesionalisme dan integritas anggotanya dalam menjalankan proyek-proyek pembangunan di daerah.
BACA JUGA: Pj Gubernur Kalbar Salurkan Bantuan dan Prioritaskan Perbaikan Jembatan Penghubung Peniti Besar
“Profesionalisme dan integritas merupakan kunci utama dalam menjalankan setiap proyek pembangunan, Jika kontraktor bekerja dengan standar tinggi dan penuh tanggung jawab, maka infrastruktur yang dihasilkan juga akan lebih berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” Terang Harisson.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) GAPENSI, Andi Rukman N. Karumpa, menegaskan bahwa era digitalisasi dalam industri konstruksi bukan lagi pilihan, melainkan suatu keharusan.
“Saat ini, seluruh anggota GAPENSI harus siap menghadapi transformasi digital, Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan utama agar kita tetap kompetitif dan efisien dalam menjalankan proyek-proyek konstruksi,” kata Andi Rukman.
BACA JUGA: Gusti Hardiansyah Dilantik sebagai Ketua MPW ICMI Kalbar 2024-2029, PJ Harisson Minta Aksi Nyata
Ia menekankan bahwa digitalisasi akan membuka peluang yang lebih luas bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor konstruksi. Dengan ekosistem berbasis digital, akses terhadap informasi proyek dan prosedur administrasi akan lebih cepat dan transparan.
“Kita harus memastikan bahwa seluruh perangkat kerja dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tergabung dalam GAPENSI mampu beradaptasi dengan sistem pelelangan digital serta manajemen konstruksi berbasis teknologi, Ini adalah langkah wajib jika kita ingin terus maju,” Papar Andi Rukman. (Yan’S).











