Kalbar Luncurkan 44 Calendar of Event Wisata 2025, Target Wisatawan Naik 50%
KBRN1, KALBAR|| Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2025, yang mencakup 44 kegiatan pariwisata di 14 kabupaten/kota, Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya memiliki 34 event, menunjukkan komitmen Kalbar dalam memperkuat sektor pariwisata dan meningkatkan daya tarik wisatawan.
Menurut Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Windy Prihastari Harisson, rangkaian acara ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.
BACA JUGA: Komisi III DPR-RI Apresiasi Kinerja Polda dan Kejati Kalbar dalam Penegakan Hukum
“Event ini menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi bagi pelaku usaha di sektor perhotelan, kuliner, transportasi, serta industri kreatif, Selain itu Kalbar semakin dikenal dengan keunikan wisata alam dan budaya yang khas,” ujar Windy dalam wawancara di Program “SAPA KALBAR” Senin (17/2/25).
Pada tahun 2025, Disporapar Kalbar menargetkan peningkatan jumlah wisatawan hingga 50% dibandingkan tahun sebelumnya. Data kunjungan wisatawan menunjukkan tren positif:
- 2024: Wisatawan Nusantara yang datang ke Kalbar mencapai 8,1 juta orang, meningkat 73,3% dibandingkan 2023.
- 2024: Wisatawan mancanegara naik 20,23% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan promosi yang lebih agresif, Windy optimistis target tersebut bisa tercapa, “Kami akan terus meningkatkan upaya promosi agar Kalbar semakin menarik bagi wisatawan domestik maupun internasional,” tegas Windy.
BACA JUGA: Polda Kalbar dan PWI Perkuat Sinergi Media untuk Tangkal Hoaks dan Dukung Ketahanan Pangan
Windy menekankan bahwa era digital dan inovasi teknologi menjadi faktor utama dalam meningkatkan jumlah wisatawan. Salah satu strategi andalan adalah menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam promosi pariwisata.
“Dengan AR dan VR, wisatawan bisa merasakan pengalaman imersif sebelum datang langsung ke Kalbar, Teknologi ini menjadi daya tarik tersendiri dan memperkuat citra Kalbar sebagai destinasi unggulan di Indonesia,” jelas Windy.
BACA JUGA: Gusti Hardiansyah Dilantik sebagai Ketua MPW ICMI Kalbar 2024-2029, PJ Harisson Minta Aksi Nyata
Disporapar Kalbar juga mendorong pengembangan pariwisata di daerah dengan mengajak Dinas Pariwisata kabupaten/kota untuk lebih memaksimalkan potensi yang ada. Menurut Windy, kolaborasi antara Pemprov dan Pemkab/Pemkot sangat penting agar pariwisata Kalbar terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Dengan sinergi yang baik, Kalbar bisa menjadi destinasi unggulan di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Windy.
BACA JUGA: BMKG Prediksi Hujan Lebat di Kalbar Tiga Hari ke Depan, Masyarakat Diminta Waspada Potensi Banjir
Dengan berbagai strategi, mulai dari pemanfaatan teknologi digital, promosi intensif, hingga dukungan penuh dari berbagai pihak, Kalbar optimis bisa menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia pada 2025. Pemerintah terus berupaya menjadikan Kalbar sebagai pusat wisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif yang berdaya saing tinggi.
“Kami yakin Kalbar memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, Dengan dukungan semua pihak, impian tersebut pasti bisa terwujud,” pungkas Windy. (Yan’S).











