Perpustakaan Keliling Disarpus Bengkulu: Tingkatkan Minat Baca Masyarakat
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bengkulu terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat, terutama bagi siswa-siswi sekolah. Salah satu inisiatif yang telah diluncurkan adalah program Perpustakaan Keliling (Pusling). Program ini bertujuan untuk membawa buku-buku bacaan ke tengah masyarakat, sehingga akses terhadap literatur menjadi lebih mudah dan praktis.
Mobil Perpustakaan Keliling (Pusling) yang dioperasikan oleh Disarpus Kota Bengkulu menyediakan berbagai jenis buku yang menarik dan edukatif untuk anak-anak. Buku yang disediakan tidak hanya berupa buku cerita, tetapi juga mencakup buku-buku edukasi serta buku pelajaran yang dapat menunjang kebutuhan belajar anak-anak sekolah. Dengan demikian, mobil Pusling ini menjadi jembatan untuk meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan anak-anak hingga dewasa.
BACA JUGA: Perpustakaan SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah Masuk 6 Besar Nasional dalam Lomba Perpustakaan 2024
Dalam setiap kunjungannya, tim Disarpus juga memberikan edukasi tentang pentingnya literasi dan manfaat membaca. Anak-anak dan masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan dengan sebaik-baiknya, salah satunya dengan rajin mengunjungi perpustakaan yang ada di daerah mereka. Sosialisasi mengenai pentingnya membaca diharapkan mampu membangkitkan kesadaran akan pentingnya menumbuhkan minat baca sejak dini, yang tidak hanya penting untuk menambah ilmu pengetahuan tetapi juga meningkatkan daya kritis dan kreativitas.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bengkulu, Mukhlis, menyampaikan bahwa saat ini mobil Pusling telah mengunjungi beberapa tempat strategis di Kota Bengkulu, termasuk sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat.
BACA JUGA: Layanan Mobil Perpustakaan Keliling Bengkulu: Sambangi Sekolah dan LP
“Sejauh ini, kami telah mengunjungi sejumlah sekolah dan tempat lainnya. Anak-anak di sana sangat antusias ketika kami datang dengan mobil perpustakaan keliling. Mereka sangat senang bisa membaca berbagai jenis buku yang kami bawa,” jelas Mukhlis.
Tidak hanya di sekolah-sekolah, layanan Perpustakaan Keliling juga menjangkau Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II B Bengkulu. Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan minat baca di kalangan warga binaan. Buku-buku yang disediakan di mobil Pusling dapat menjadi sumber pengetahuan dan hiburan bagi warga binaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan literatur umum.
“Kami juga mengunjungi lapas, dan respons dari warga binaan sangat positif. Mereka antusias menyambut kedatangan mobil Pusling dan menikmati bacaan yang kami sediakan,” tambah Mukhlis.
BACA JUGA: Melangkah Maju dalam Era Digital: Transformasi Perpustakaan dan Perjuangan Melawan Stunting
Program Pusling ini mendapat sambutan hangat dari para siswa, guru, dan juga masyarakat umum. Banyak siswa-siswi yang sebelumnya jarang membaca buku di luar pelajaran sekolah, kini mulai tertarik untuk mengeksplorasi dunia literasi yang lebih luas melalui buku-buku yang mereka temui di mobil Pusling. Buku-buku cerita anak dan buku pengetahuan umum menjadi favorit di kalangan anak-anak, sementara orang dewasa juga antusias membaca buku-buku yang sesuai dengan minat mereka.
Mukhlis menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperluas jangkauan mobil Perpustakaan Keliling ke berbagai wilayah di Kota Bengkulu. Ia berharap bahwa kehadiran layanan ini dapat semakin memperkuat budaya membaca di kalangan masyarakat, baik di sekolah maupun di tempat umum lainnya.
“Kami akan terus menggencarkan program ini, terutama di sekolah-sekolah, agar minat baca siswa terus meningkat. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun perlu diberi akses mudah terhadap buku agar budaya literasi di Bengkulu semakin kuat,” ujarnya.
BACA JUGA: Pj Sekda Kota Bengkulu Buka Lomba Bercerita SD dan MI: Latih Kemampuan Komunikasi Generasi Muda
Selain meningkatkan minat baca, program Pusling ini juga bertujuan untuk menciptakan kebiasaan membaca yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Mukhlis menambahkan bahwa Disarpus Kota Bengkulu memiliki visi jangka panjang untuk menjadikan Kota Bengkulu sebagai kota dengan tingkat literasi yang tinggi.
“Kami berupaya untuk tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga membangun kesadaran di masyarakat tentang pentingnya membaca. Semakin banyak orang yang membaca, semakin tinggi pula kualitas sumber daya manusia yang kita miliki,” ungkap Mukhlis. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











