Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Simalungun: Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa

Peringatan Hari Pahlawan Simalungun
Foto: Wakil Bupati Kabupaten Simalungun H Zonny Waldi saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan, (10/11).

Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Simalungun: Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa

KANTOR-BERITA.COM, SIMALUNGUN – Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Simalungun menjadi momen bersejarah yang diawali dengan kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih oleh anggota Satpol PP, diiringi dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara tersebut diselenggarakan di bawah kepemimpinan Bupati Simalungun, diwakili oleh Wakil Bupati H Zonny Waldi, dengan Plt Kadis Sosial Osnidar Marpaung sebagai Pemimpin Upacara dan Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Albert A Saragih sebagai petugas upacara.

Dalam suasana khidmat, upacara ini mengangkat tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan.” Pilihan tema ini menandakan peran penting para pahlawan dalam membentuk masa depan bangsa, khususnya dalam menghadapi tantangan seperti kemiskinan dan kemiskinan.

Peringatan Hari Pahlawan Simalungun
Foto: Plt Kadis Sosial Osnidar Marpaung sebagai Pemimpin Upacara di Peringatan Hari Pahlawan Kabupaten Simalungun, pada hari Jumat, (10/11). (S.HP).

Upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan oleh Anggota Satpol PP. Suasana haru tercipta ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang. Setelah itu, seluruh peserta upacara mengheningkan cipta, diikuti oleh pembacaan teks Pancasila sebagai dasar negara yang mengedepankan nilai-nilai luhur.

Pembacaan Pembukaan UUD kemudian dilakukan oleh Virgo Simanjuntak, disusul dengan pesan-pesan pahlawan yang dibacakan oleh beberapa perwakilan, antara lain Runiah Sinaulingga, Basaria Simangunsong, Wasti Wulandari Aruan, Sarah Margaret Purba, dan Okto Sinaga. Pesan-pesan ini membawa makna mendalam mengenai keberanian dan pengorbanan para pahlawan dalam membela kebenaran dan kepentingan bangsa.

BACA JUGA: DPRD Simalungun Tanggapi Keluhan Warga, Camat:Aktivitas Galian C di Desa Bah Tonang Distop

Amanat tertulis dari Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, yang dibacakan oleh Wakil Bupati Simalungun, menegaskan urgensi tema Hari Pahlawan. Tema ini dipilih sebagai renungan mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang ada di tengah-tengahnya. Tantangan bagi generasi penerus bangsa adalah mengelola kekayaan alam dan potensi penduduk Indonesia, sesuai semangat para pejuang pada tanggal 10 November 1945.

Menteri Sosial RI juga menyoroti peran pahlawan sebagai individu yang menonjol karena keberanian dan pengorbanan dalam membela kebenaran serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok atau diri sendiri. Para pahlawan telah memberikan teladan bahwa bangsa Indonesia bukanlah bangsa pecundang dan tidak pernah mau menyerah kalah. Rakyat bersatu tangan dengan tokoh masyarakat, pemuka agama, laskar pemuda, dan pejuang seluruh nusantara, dengan semboyan “Merdeka atau Mati.”

BACA JUGA: Lapas Kelas I Medan dan Polda Sumut Perkuat Kerjasama dalam Pemberantasan Peredaran Narkoba

Upacara Hari Pahlawan ini menjadi kesempatan untuk bersyukur karena semangat anggota kelelahan dan kemiskinan dapat dirasakan hingga ke pelosok negeri. Semangat para pahlawan menjadi perekat dalam mewujudkan kebangsaan yang berdaulat, adil, dan sejahtera.

Keterlibatan para pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun, serta kehadiran Satpol PP, OKP, Ormas, dan Pramuka, menunjukkan dukungan dan partisipasi semua pihak dalam upacara ini. Sinergi dan kolaborasi antarinstansi dan elemen masyarakat menjadi kunci penting dalam membangun kebersamaan demi terwujudnya Indonesia yang sejahtera dan maju.

BACA JUGA: Banjir di Kabupaten Batu Bara: BPBD Respon Cepat dan Imbauan untuk Meningkatkan Kewaspadaan

Dengan semangat Hari Pahlawan yang terus dijunjung tinggi, upacara ini diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan kesadaran akan peran setiap individu dalam membela kebenaran dan menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik. Seluruh elemen masyarakat diimbau untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan bangsa, mengatasi kemiskinan, dan meningkatkan tingkat pendidikan. Dengan demikian, Indonesia dapat tumbuh menjadi negara yang lebih kuat dan maju, menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemakmuran. (**)

Editor: (KB1) Share

Kontributor SUmut: S.Hadi Purba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *