Penjabat Walikota Bengkulu Arif Gunadi Ikut Serta dalam Munaslub APEKSI 2023

Penjabat Walikota Bengkulu
Foto: Tampak Penjabat Walikota Bengkulu Arif Gunadi (Tengah) pada acara Munaslub APEKSI 2023, acara berlangsung di Puri Begawan, Bogor, pada Jumat (15/12/23).

Penjabat Walikota Bengkulu Arif Gunadi Ikut Serta dalam Munaslub APEKSI 2023

KANTOR-BERITA.COM, BOGOR – Penjabat Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, turut hadir dalam acara Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2023 di Puri Begawan, Bogor, pada Jumat (15/12/23). Dalam kehadirannya, Arif Gunadi didampingi oleh Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Eka Rika Rino, Asisten I Eko Agusrianto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Medy Pebriansyah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Nurlia Dewi, Kepala Dinas Perhubungan Hendri Kurniawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Will Hopi, dan Direktur Rumah Sakit Haji Bogor (RSHD) dr. Lista Cerlyviera. Mereka bersama-sama mendengarkan pidato dan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang membuka acara tersebut.

Tidak hanya Penjabat Walikota Bengkulu Arif Gunadi yang turut hadir, namun juga tampak kehadiran Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, hingga Ketua APEKSI yang juga menjabat sebagai Walikota Bogor, Bima Arya. Munaslub APEKSI tahun ini mengusung tema ‘Konsistensi di Masa Transisi’, yang akan membahas berbagai isu terkait perkotaan, serta merumuskan posisi baru untuk Ketua APEKSI.

BACA JUGA: Bapenda Kota Bengkulu Berikan Perpanjangan Pembayaran PBB Hingga Akhir Desember

Dalam pidatonya, Joko Widodo menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan kota. Beliau menekankan bahwa setiap kota perlu memiliki desain perencanaan yang matang, dan bahwa semua kota harus memiliki rencana pembangunan yang jelas untuk masa depannya.

“Setiap kota seharusnya memiliki perbedaan. Saya menitipkan pesan pertama, bahwa desain arsitektur kota harus dimiliki oleh setiap kota, namun dengan rincian teknik yang jelas agar pada tahun 2050, kita tahu akan menjadi seperti apa,” tegas Jokowi.

BACA JUGA: Program Bedah Rumah Kota Bengkulu Tetap Berlanjut di Tahun 2024 Meskipun dengan Kuota Terbatas

Perbedaan yang dimaksudkan di sini mencakup ciri khas dan brand yang dapat diandalkan oleh setiap kota. Jokowi memberikan contoh seperti Kota California di Amerika, yang dikenal dengan banyaknya lapangan golf dan selalu menjadi tujuan bagi penggemar golf dari seluruh dunia.

“California memiliki keunggulan dengan lapangan golf, begitu juga dengan kota-kota lain di luar negeri yang memiliki ciri khas masing-masing, seperti kota pameran, kota meuble, kota bunga di Amsterdam, dan sebagainya. Mengapa kita tidak menciptakan sesuatu seperti Kota Manado menjadi kota Ikan, atau Kota Lampung menjadi kota Nanas atau Pisang karena hal tersebut sangat terkenal?” kata Jokowi.

BACA JUGA: Menggeliatkan PKH: Pemerintah Kota Bengkulu Menghadirkan Gebyar di Bencoolen Mall

Sementara itu, Arif Gunadi menyatakan bahwa Kota Bengkulu terus berinovasi dan siap menyongsong Indonesia Emas. Ia juga mengakui peran penting APEKSI dalam mewujudkan visi Indonesia Emas dan perannya yang krusial dalam mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (IKN).

“Seperti yang disampaikan oleh Walikota Bogor selaku Ketua APEKSI, bahwa jika semua kota di Indonesia, 21 aglomerasi yang ada, dapat bergerak secara sinkron, akseleratif, dan dinamis antara pusat dan kota, maka Indonesia Emas bukan hanya sekedar impian belaka. APEKSI memberikan dukungan penuh terhadap IKN,” ujar Arif. (**)

Editor: (KB1) Share
Mangcek
Foto: MCKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *