Pemprov Bengkulu Genjot Pembangunan Jalan di Rejang Lebong

Pembangunan Jalan
Foto: Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, di dampingi dari Tim PUPR Bengkulu pada saat meninjau langsung progres pekerjaan peningkatan jalan Simpang Air Lang – Desa Pelalo yang kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian, pada Jumat (24/10/25), (Ft/Ist).

Pemprov Bengkulu Genjot Pembangunan Jalan di Rejang Lebong

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah, salah satunya di Kabupaten Rejang Lebong. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, pada Jumat (24/10/2025), meninjau langsung progres pekerjaan peningkatan jalan Simpang Air Lang – Desa Pelalo yang kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Mian menegaskan bahwa proyek tersebut menjadi bagian penting dari program prioritas pemerintah dalam membuka konektivitas antarwilayah dan mempermudah aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani kopi yang menjadi tulang punggung ekonomi Rejang Lebong.

||BACA JUGA: Bengkulu Targetkan Seluruh Jalan Provinsi Mulus 2028, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

“Pembangunan jalan Simpang Air Lang – Desa Pelalo sepanjang sekitar 5 hingga 6 kilometer ini kita targetkan selesai tahun ini. Dengan jalan yang mulus, para petani kopi akan lebih mudah mengangkut hasil panennya ke pasar,” ujar Mian saat meninjau lokasi.

Menurut Mian, kondisi jalan yang baik akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan akses transportasi yang lancar, biaya logistik berkurang, waktu tempuh lebih singkat, dan harga jual hasil pertanian, khususnya kopi, bisa meningkat.

||BACA JUGA: Harga TBS Sawit Bengkulu Turun Drastis, Wagub Mian Sidak Pabrik

Selama ini, banyak petani di wilayah Pelalo dan sekitarnya mengeluhkan sulitnya membawa hasil panen karena kondisi jalan yang rusak dan berlumpur saat musim hujan. Melalui proyek perbaikan jalan ini, pemerintah berharap bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah pegunungan tersebut.

“Kalau jalan sudah mulus, otomatis biaya angkut hasil pertanian akan berkurang. Petani tidak perlu lagi menunggu cuaca kering untuk mengirim kopi ke kota. Ini akan meningkatkan pendapatan mereka,” jelas Mian.

Selain memudahkan mobilitas warga, jalan tersebut juga menjadi jalur strategis yang menghubungkan beberapa sentra produksi pertanian di Kabupaten Rejang Lebong dengan wilayah lain di Provinsi Bengkulu.

||BACA JUGA: Wagub Mian Ajak Masyarakat Bengkulu Bersatu Bangun Bumi Merah Putih yang Maju, Hilangkan Perbedaan

Pembangunan jalan Simpang Air Lang – Pelalo merupakan bagian dari program pemerataan pembangunan infrastruktur yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Helmi Hasan–Mian.

Sejak 2025, pemerintah telah menargetkan perbaikan seluruh ruas jalan provinsi agar seluruhnya dalam kondisi mantap pada tahun 2028. Jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi dipastikan akan mendapatkan perhatian penuh, terutama ruas yang mendukung sektor pertanian dan perdagangan masyarakat.

“Kita ingin seluruh jalan provinsi Bengkulu dalam kondisi mulus dan fungsional maksimal. Infrastruktur ini menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Mian.

||BACA JUGA: Bengkulu Segera Miliki Kodam Baru, Pemprov Siapkan Lahan Eks HGU

Saat melakukan peninjauan, Mian sempat berbincang langsung dengan warga sekitar, termasuk Harmancup (49), seorang petani kopi asal Desa Pelalo yang tengah memanen hasil kebunnya di dekat lokasi pekerjaan jalan.

Dalam suasana santai, Mian berkelakar dengan para petani sambil menyemangati mereka untuk memanfaatkan infrastruktur baru secara produktif.

“Kalau nanti jalan sudah bagus, jangan pakai motor lagi. Pakai mobil Avanza! Beli Avanza, karena Avanza mobil yang paling kencang,” ujar Mian sambil tersenyum, disambut tawa warga yang ikut menyaksikan.

||BACA JUGA: TEPRA Triwulan III: Pemprov Bengkulu Pastikan Proyek Fisik Tepat Waktu dan Tuntas Akhir 2025

Candaan tersebut disambut hangat oleh Harmancup dan para petani lainnya. Mereka mengaku sangat bersyukur atas perhatian pemerintah provinsi yang akhirnya memperbaiki jalan yang sudah lama rusak itu.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur. Sekarang jalan daerah kami sudah bagus. Kami tidak kesulitan lagi membawa kopi ke pasar,” ungkap Harmancup. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *