Pemprov Bengkulu Gelar Bimtek LPPD 2024: Persiapan Optimal untuk Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk persiapan penyusunan dan penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2024. Kegiatan penting ini melibatkan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu dan diselenggarakan di Gedung Serba Guna Provinsi Bengkulu pada Kamis (7/11/24).
Dalam pembukaan acara, Khairil Anwar mengungkapkan apresiasinya kepada para peserta yang hadir, menyoroti pentingnya bimtek ini dalam meningkatkan kualitas laporan tahunan yang disusun oleh masing-masing pemerintah daerah.
BACA JUGA: Bimbingan Teknis SI-LPPD, Pemprov Bengkulu Adopsi Pelaporan Efisien dan Transparan
Dalam sambutannya, Khairil Anwar menegaskan bahwa LPPD merupakan salah satu indikator penting dalam menilai efektivitas kinerja pemerintahan daerah. Setiap daerah yang berhasil menunjukkan kinerja optimal dalam penyusunan LPPD akan berpeluang menerima penghargaan nasional dari Presiden berupa piagam Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha.
Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang berhasil mencapai kinerja tertinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini, seperti yang diungkapkan Khairil, tertuang dalam Pasal 70 Ayat 6 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.
“Pencapaian kinerja yang baik bukan hanya tentang memenuhi target administratif, tetapi juga bentuk komitmen kita untuk melayani masyarakat dengan optimal,” ujar Khairil.
Bimtek ini bertujuan untuk memberikan panduan teknis kepada pemerintah kabupaten/kota dalam menyusun dan menyampaikan LPPD yang lebih baik dan terstruktur. Dengan pedoman yang jelas, pemerintah daerah diharapkan mampu mencatat pencapaian, kendala, serta upaya yang telah dilakukan sepanjang tahun dalam bentuk laporan yang komprehensif.
BACA JUGA: Gubernur Bengkulu Terima Laporan BPK: Rekomendasi BPK Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi
Khairil menekankan pentingnya ketelitian dalam penyusunan laporan ini agar dapat mencerminkan kinerja pemerintah daerah yang sesungguhnya, “Kita harus memastikan bahwa Bimbingan Teknis LPPD yang disusun tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga mencerminkan usaha dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Para peserta terdiri dari perwakilan setiap kabupaten/kota, termasuk Sekretaris Daerah, Kepala Badan, dan pejabat yang bertanggung jawab dalam penyusunan laporan. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas LPPD dan memastikan bahwa laporan ini menjadi alat evaluasi yang efektif.
BACA JUGA: Inovasi Unggulan Kota Bengkulu Siap Berlaga di Innovative Government Award 2024
Khairil Anwar menegaskan bahwa keterlibatan pejabat dari berbagai tingkatan dalam bimtek ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antarpemerintah daerah, “Kita semua memiliki peran dalam meningkatkan kualitas LPPD, Dengan kehadiran seluruh pihak terkait, kami optimis bahwa laporan yang dihasilkan akan jauh lebih baik dan akurat,” katanya.
Khairil Anwar menyoroti LPPD sebagai instrumen utama untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan daerah. Melalui LPPD, pemerintah pusat dapat menilai bagaimana pemerintah daerah menjalankan tugas, tanggung jawab, dan komitmen mereka kepada masyarakat. Dengan laporan ini, pemerintah daerah juga dapat mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan merumuskan strategi yang lebih efektif.
BACA JUGA: Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Kabupaten Seluma Dinilai Cukup Baik: Hasil Evaluasi EPSS 2023
“LPPD bukan hanya sekadar laporan, tetapi alat yang penting untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja pemerintah daerah, Dengan data yang valid dan analisis yang tepat, pemerintah daerah dapat menyusun rencana yang lebih baik di masa mendatang,” jelas Khairil. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











