Pemkot Bengkulu Tingkatkan Layanan Pengujian Kendaraan Bermotor melalui Transformasi BLUD

Pemkot Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tingkatkan Layanan Pengujian Kendaraan Bermotor melalui Transformasi BLUD, (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Tingkatkan Layanan Pengujian Kendaraan Bermotor melalui Transformasi BLUD

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), tengah melakukan upaya maksimal dalam mengembangkan pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor atau KIR. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Hendri Menyatakan, Saat ini status pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor di Kota Bengkulu masih berada di bawah Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD). Namun, Dishub merencanakan untuk mengubah status ini menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Langkah ini diambil untuk memberikan otonomi lebih dalam pengelolaan dan penyelenggaraan program, serta membuka peluang untuk memperoleh pendapatan melalui tarif jasa layanan.

BACA JUGA: Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi Dorong Seluruh Puskesmas Jadi BLUD pada 2024

Pada tahun ini, Dishub akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) untuk memproses pembentukan BLUD dalam pelayanan pengujian kendaraan bermotor. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dan peningkatan kualitas layanan KIR di Kota Bengkulu.

Sejak terbitnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, uji kendaraan bermotor atau KIR tidak lagi menjadi objek pajak dan retribusi, Akibatnya, Pemkot Bengkulu kehilangan potensi pendapatan daerah yang sebelumnya mencapai miliaran rupiah dari uji kendaraan tersebut, Meskipun demikian Pemkot tetap berupaya untuk mendapatkan pendapatan dari sektor uji KIR melalui peraturan daerah atau peraturan walikota.

BACA JUGA: Asisten II Membuka Acara FGD Sinkronisasi Fungsi Pembinaan  Pemda Pada Tata Kelola BUMD Dan BLUD

Untuk mengatasi ini, Pemkot merencanakan perubahan status UPTD menjadi BLUD. Dengan status BLUD, pengelolaan dan penyelenggaraan program pengujian kendaraan bermotor dapat dilakukan secara lebih otonom.

“Kalau BLUD, kita bisa mengelola sendiri dan memperoleh pendapatan, tetapi yang ditarik bukan retribusi, melainkan tarif jasa layanan,” ujar Kadishub, Hendri, Kamis (11/7/24).

BACA JUGA: SMKN 1 Rejang Lebong Terima Bantuan DAK 9,6 Miliar, Gubernur Bengkulu Resmikan Teaching Factory

Proses perubahan status ini akan dimulai pada tahun 2024 dan diharapkan paling lambat pada tahun 2025, balai pengujian kendaraan bermotor di Kota Bengkulu dapat beralih status menjadi BLUD. Dengan perubahan ini, diharapkan pelayanan KIR akan menjadi lebih baik dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pendapatan daerah.

Transformasi menuju BLUD ini bukan hanya tentang perubahan status administratif, tetapi juga tentang peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. BLUD memungkinkan Dishub untuk lebih fleksibel dalam mengelola anggaran dan sumber daya, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA: Penertiban PKL di Bengkulu, Dishub Sebut: Optimalkan Fungsi Jalan dan Trotoar untuk Kelancaran Lalu Lintas

Selain itu, dengan status BLUD, Dishub dapat lebih mudah berinovasi dan mengembangkan layanan baru yang dapat meningkatkan kualitas pengujian kendaraan bermotor. Hal ini sangat penting mengingat keamanan dan keselamatan berkendara sangat bergantung pada kondisi kendaraan yang terawat dan layak jalan.

Pemkot Bengkulu, melalui Dishub, juga berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pengujian kendaraan bermotor. Peningkatan ini mencakup pembaruan peralatan uji, pelatihan bagi petugas, dan peningkatan sistem manajemen pelayanan. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kendaraan yang diuji memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *