Pemkot Bengkulu Tegaskan Kas Daerah Tidak Kosong, Ini Penjelasan Lengkap Pj Sekda

Kas daerah Kota Bengkulu
Foto: Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Eko Agusrianto, (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Tegaskan Kas Daerah Tidak Kosong, Ini Penjelasan Lengkap Pj Sekda

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu baru-baru ini diterpa kabar kurang sedap mengenai kondisi Kas Daerah (Kasda) yang diisukan mengalami defisit atau bahkan kekosongan. Menanggapi isu tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Eko Agusrianto, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh berita yang tidak memiliki dasar kebenaran.

”Kasda kita ada dan tidak kosong, Peruntukannya sudah jelas, seperti untuk Dana Alokasi Umum (DAU), penggajian, pembayaran pihak ketiga dan berbagai kegiatan lainnya, Demikian pula dana yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), kami pilah sesuai prioritas kegiatan,” jelas Eko pada Rabu malam (4/12/24).

BACA JUGA: Pj Sekda Kota Bengkulu Buka Lomba Bercerita SD dan MI: Latih Kemampuan Komunikasi Generasi Muda

Eko Agusrianto memastikan bahwa kas daerah Kota Bengkulu tetap terkelola dengan baik meski terdapat beberapa keterlambatan realisasi keuangan. Ia juga menyebutkan bahwa dalam beberapa hari ke depan, realisasi PAD akan masuk ke kas daerah secara signifikan, yang akan semakin memperkuat posisi keuangan daerah.

”Alhamdulillah, dalam waktu dekat ini realisasi PAD akan masuk dan mendukung kas daerah kita secara signifikan,” imbuh eko.

BACA JUGA: Pj Sekda Kota Bengkulu Buka Bimtek KLHS dan RPJMD 2025-2029: Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Lebih lanjut, Eko menyampaikan bahwa Pemkot Bengkulu saat ini masih menunggu pencairan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya untuk triwulan pertama yang belum terealisasi. Ia berharap pencairan DBH untuk triwulan kedua dan ketiga dapat dilakukan dalam waktu dekat, termasuk penyelesaian kekurangan triwulan pertama.

“Pencairan DBH menjadi salah satu hal yang kami tunggu, Kami optimis semuanya dapat terealisasi dalam bulan ini, termasuk kekurangan dari triwulan pertama,” ujar eko.

BACA JUGA: Pj Sekda Kota Bengkulu Bersama Tim KPK Lakukan Pengukuran Indeks Perilaku Anti Korupsi Dalam Peningkatan Layanan Publik

Eko menegaskan bahwa cash flow daerah tetap terjaga dengan baik. Ia mengakui adanya beberapa keterlambatan dalam realisasi keuangan, baik dari PAD maupun dana yang berasal dari provinsi, tetapi hal tersebut tidak memengaruhi stabilitas keuangan daerah secara keseluruhan.

”Cash flow kita tetap terjaga dengan baik, Keterlambatan realisasi ini adalah tantangan yang biasa dihadapi, dan kami terus bekerja keras untuk mengatasinya,” kata Eko.

BACA JUGA: Perkuat Sinergi, Sekda Bengkulu dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja

Menanggapi pengajuan hak interpelasi oleh DPRD Kota Bengkulu terkait isu ini, Eko menyatakan bahwa Pemkot menghormati hak tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif. Namun, ia kembali menegaskan bahwa kas daerah tidak kosong seperti yang diisukan.

“Interpelasi adalah hak dewan dan kami menghormatinya, Namun kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa kas daerah tidak kosong, Kami terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” ungkap Eko.

BACA JUGA: Pj Wali Kota Bengkulu Sambut Sekjen Kemensos Hadiri Acara Puncak Gebyar Pilar Sosial 2024

Eko menegaskan bahwa Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk mengelola keuangan daerah dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pemkot juga terus mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk memastikan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dalam pengelolaan keuangan, Setiap rupiah yang masuk dan keluar kami kelola sebaik mungkin untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Eko. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *