Pemkot Bengkulu Targetkan WTP Lagi, Walikota Dedy Lakukan Silaturahmi ke BPK RI

WTP Pemkot Bengkulu
Foto: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan Cindera Mata kepada Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bengkulu, Muhammad Toha Arafat, pada acara silahturahmi ke Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bengkulu Pada Kamis, (17/4/25), (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Targetkan WTP Lagi, Walikota Dedy Lakukan Silaturahmi ke BPK RI

Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi terus menunjukkan komitmen serius dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, Pada Kamis, (17/4/25), Dedy bersama sejumlah pejabat Pemkot melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bengkulu.

Dalam kunjungan ini, Dedy didampingi oleh Inspektur Pemerintah Kota Bengkulu Eka Rika Rino dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu Yudi Susanda, Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bengkulu, Muhammad Toha Arafat, beserta jajarannya, di ruang kerja kantor BPK.

BACA JUGA: Workshop Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa, Ketua DPD RI Menjadi Narsum

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan, Dedy menjelaskan bahwa selain sebagai bagian dari silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 H, kunjungan ini juga menjadi langkah strategis Pemkot Bengkulu untuk membangun komunikasi dan koordinasi lebih intensif dengan lembaga auditor negara.

“Saya bersama jajaran Pemkot datang untuk mempererat tali silaturahmi dengan BPK, sekaligus menyampaikan terima kasih atas sinergi yang selama ini terjalin dengan baik, Apalagi ini masih suasana lebaran, jadi momen ini sangat tepat untuk memperkuat hubungan kelembagaan,” kata Dedy.

BACA JUGA: Sosialisasi Permendagri 15/2024: Strategi Penyusunan APBD 2025 untuk Pengelolaan Keuangan Daerah yang Efektif

Dalam pertemuan tersebut, Dedy juga menyampaikan harapannya agar Pemkot Bengkulu dapat kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, Predikat ini menjadi indikator utama atas keberhasilan pengelolaan keuangan daerah yang sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.

Menurut Dedy, untuk mempertahankan WTP, dibutuhkan komitmen tinggi dari seluruh jajaran pemerintah daerah serta bimbingan langsung dari BPK sebagai lembaga auditor negara yang berwenang menilai pengelolaan keuangan daerah.

“Kami sangat berharap bisa terus meraih opini WTP, Karena predikat ini bukan hanya soal pencapaian, tapi juga tentang kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara di daerah, Untuk itu kami mohon arahan dan pendampingan dari BPK,” ujar Dedy.

BACA JUGA: Wujudkan Tata Kelola Anggaran yang Transparan, Walikota Bengkulu Gandeng BPKP

Opini WTP dari BPK RI menjadi tolak ukur utama keberhasilan pemerintah dalam menyusun laporan keuangan daerah yang transparan, akurat dan bebas dari pelanggaran, Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkot Bengkulu telah berhasil meraih opini WTP secara berturut-turut, dan Dedy ingin tren positif ini terus berlanjut.

“WTP itu artinya sistem keuangan kita tercatat rapi, sesuai aturan, dan tidak ditemukan masalah signifikan, Itu juga artinya kita serius mencegah kebocoran anggaran dan mengelola uang rakyat dengan penuh tanggung jawab,” tambah Dedy.

Lebih lanjut, Dedy menyatakan bahwa Pemkot Bengkulu telah melakukan berbagai langkah preventif dalam pengelolaan anggaran, mulai dari penerapan sistem digitalisasi keuangan, pengawasan internal yang ketat, hingga pembinaan terhadap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) secara berkelanjutan.

BACA JUGA: Pemkab Seluma Gandeng BPKP Benahi Sistem Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bengkulu, Muhammad Toha Arafat, menyambut baik kunjungan Walikota Bengkulu dan jajarannya, Ia mengapresiasi langkah aktif Pemkot dalam menjalin komunikasi dengan BPK dan menyampaikan langsung komitmennya dalam meningkatkan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah.

“Kami sangat senang menerima kunjungan dari Pak Wali dan tim, Ini menunjukkan bahwa Pemkot Bengkulu terbuka dan serius dalam hal pembenahan keuangan daerah, Kami siap memberikan pendampingan teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Toha Arafat.

Ia juga menegaskan bahwa BPK akan terus berperan aktif dalam mendampingi pemerintah daerah agar mampu menyusun laporan keuangan yang berkualitas tinggi, sekaligus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *