Pemkot Bengkulu Rotasi 7 Pejabat Eselon II, Perkuat Struktur Birokrasi
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat struktur birokrasi dengan melaksanakan rotasi dan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II). Sebanyak tujuh pejabat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing, di Ruang Hidayah I, Kantor Wali Kota Bengkulu, Kelurahan Bentiring, Selasa (4/11/2025).
Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Wali Kota Bengkulu Nomor 800.1.3.3-363 tanggal 3 November 2025 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Bengkulu. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang efektif.
||BACA JUGA: Wakil Walikota Ikut Sambut Kasad TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak Kunjungi Bengkulu
Dalam kesempatan tersebut, tujuh pejabat yang dilantik adalah:
- I Made Ardana – sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, kini dipercaya sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu.
- Eddy Apriyanto – sebelumnya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, kini menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
- Rosminiarty – sebelumnya Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
- Dewi Dharma – sebelumnya Kepala DP3AP2KB, kini menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan.
- Sahat Marulitua Situmorang – sebelumnya Kepala Dinas Sosial, kini resmi menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP).
- Sutapa – sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, kini dilantik sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bengkulu.
- Melawati – sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebong, kini mengemban tugas baru sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu.
Pelantikan dihadiri Penjabat Sekda Kota Bengkulu Tony Elfian, para asisten, staf ahli wali kota, Kepala BKPSDM, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Prosesi berjalan khidmat dan penuh makna, diawali dengan pembacaan naskah pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Pangkas Perjalanan Dinas Demi Efisiensi Anggaran
Selanjutnya, Sahat Marulitua Situmorang mewakili pejabat yang dilantik membacakan pakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap tanggung jawab dan etika dalam melaksanakan tugas. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan dan penyerahan tongkat komando, simbol amanah dan tanggung jawab baru yang harus diemban dengan dedikasi tinggi.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier ASN sekaligus upaya penyegaran organisasi untuk meningkatkan kinerja birokrasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang besar. Kami berharap para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing dan mampu memberikan kinerja terbaik,” ujar Ronny.
||BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Buka Turnamen Tenis Meja Antar Pelajar
Menurutnya, langkah rotasi ini dilakukan dengan prinsip objektivitas, profesionalitas, serta berdasarkan hasil evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi. Tujuan akhirnya adalah memastikan setiap posisi strategis diisi oleh pejabat yang kompeten dan memiliki integritas tinggi.
“Setiap pejabat harus mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman, bekerja cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Reformasi birokrasi bukan hanya soal struktur, tapi soal mental dan semangat melayani,” tambahnya.
Ronny juga menekankan pentingnya kerja sama lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kota Bengkulu. Ia meminta seluruh pejabat mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang solid dan berorientasi hasil.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Percepat Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Tiap Kelurahan
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya hasil kerja satu dinas atau satu orang. Semua elemen harus bersinergi. Hilangkan ego sektoral, bangun komunikasi yang baik antarinstansi, dan utamakan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Ronny juga mengingatkan bahwa ASN harus memiliki mental pelayan, bukan penguasa. Ia mengajak seluruh pejabat untuk bekerja keras, cerdas, dan ikhlas, menjadikan jabatan sebagai amanah untuk mengabdi kepada masyarakat, bukan sekadar posisi atau status.
Dalam arahannya, Ronny PL Tobing menegaskan bahwa Pemkot Bengkulu terus berkomitmen memperkuat pelayanan publik berbasis kinerja. Ia meminta pejabat baru agar segera merumuskan program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan kepala daerah.
“Kinerja harus terukur dan berdampak langsung. Jangan sampai jabatan hanya jadi rutinitas administratif. Setiap kebijakan harus berorientasi pada hasil dan manfaat nyata untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi di setiap sektor pemerintahan. Dalam era digital dan keterbukaan informasi saat ini, pejabat dituntut untuk kreatif dalam mencari solusi atas persoalan masyarakat serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
Ronny mengingatkan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, seluruh pejabat diharapkan menandatangani pakta integritas bukan hanya sebagai formalitas, tetapi sebagai komitmen moral untuk menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Integritas adalah modal utama bagi setiap pejabat. Tanpa integritas, kinerja sehebat apa pun tidak akan berarti. ASN harus menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya dengan tegas. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











