Pemkab Seluma dan Kanwil Hukum dan HAM Bengkulu Sosialisasi Persiapan Seleksi PJA
Kantor-Berita.Com, Seluma|| Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan menciptakan perdamaian di tingkat desa serta kelurahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma dan Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu melaksanakan kegiatan silahturahmi yang diiringi sosialisasi persiapan Seleksi Paralegal Justice Award (PJA). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Seluma pada Kamis, (6/3/25) ini menghadirkan berbagai pejabat kunci dan tokoh hukum yang berperan aktif dalam memajukan pelayanan publik di tingkat lokal.
Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, bersama dengan Asisten Pemerintahan dan Kesra, H. Hendarsyah, S.IP, MT, serta Kabag Hukum, Nurpadliya, SH, menyambut hangat kunjungan Tim Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu. Tim tersebut diwakili oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Tongam Renikson Silaban, yang didampingi oleh Penyuluh Hukum Madya, Fajar Elmi. Kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk pertemuan akrab antar instansi, tetapi juga sebagai wadah penting untuk menyosialisasikan persiapan Seleksi Paralegal Justice Award (PJA).
BACA JUGA: Lurah Rawa Makmur dan Lima Lurah Lainnya Raih Paralegal Justice Award di Jakarta
Kegiatan silahturahmi yang digelar di Kantor Bupati Seluma ini merupakan bagian dari upaya sinergi antar lembaga yang memiliki visi serupa, yaitu menciptakan pemimpin desa dan lurah yang tidak hanya mampu menjalankan administrasi, tetapi juga menjadi “juru damai” bagi masyarakat setempat.
Menurut Tongam Renikson Silaban, “PJA ini merupakan seleksi kepala desa dan lurah terbaik dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu yang selama ini menjadi juru damai bagi masyarakat di desa dan kelurahannya,” Ungkapan.
BACA JUGA: Bagian Hukum Setda Seluma Berikan Pendampingan dalam Seleksi Paralegal Justice Award 2024
Dalam suasana yang hangat dan penuh antusiasme, para pejabat dan narasumber menjelaskan bahwa seleksi PJA tidak hanya menilai kemampuan administratif, tetapi juga mengukur integritas, kepemimpinan, dan kemampuan mediasi para calon pemimpin desa dan lurah. Dengan demikian, PJA diharapkan dapat menyeleksi pemimpin yang tidak hanya cakap dalam mengelola pembangunan, tetapi juga mampu menjembatani perbedaan dan menciptakan kedamaian di tengah masyarakat.
Tim Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu, yang dipimpin oleh Tongam Renikson Silaban, melakukan sosialisasi mendalam mengenai mekanisme dan kriteria Seleksi Paralegal Justice Award. Sosialisasi ini ditujukan kepada para calon peserta, yang mayoritas adalah kepala desa dan lurah terpilih dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA: Pembekalan Paralegal Justice Award di Kabupaten Seluma: Persiapan Menuju Kompetisi Tingkat Provinsi
Dalam penyampaian materinya, Tongam Renikson Silaban menjelaskan bahwa PJA dirancang sebagai bentuk apresiasi terhadap pemimpin yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga ketertiban dan menciptakan suasana harmonis di lingkungan mereka. Proses seleksi akan melibatkan evaluasi komprehensif yang mencakup aspek kinerja, inovasi dalam pelayanan publik, serta kemampuan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan dan lembaga hukum.
Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, beserta jajaran pimpinan daerah, menyatakan bahwa mereka selalu terbuka untuk berbagai inovasi dan program yang dapat memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan.
BACA JUGA: Pemkab Seluma Matangkan Jelang Anugerah Paralegal Justice Award
“Dengan adanya seleksi PJA, kita berharap akan muncul pemimpin-pemimpin yang tidak hanya handal dalam mengelola administrasi, tetapi juga memiliki visi untuk mengembangkan potensi wilayahnya secara maksimal,” ujar Wabup Gustianto. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Rego











