Pemkab Anggarkan Infrastruktur Rp4,7 Miliar untuk Jalan dan Jembatan di Desa Rentan Pangan Mukomuko

Infrastruktur Mukomuko
Foto: Pemkab Anggarkan Infrastruktur Rp4,7 Miliar untuk Jalan dan Jembatan di Desa Rentan Pangan Mukomuko, (Ft/Ist).

Pemkab Anggarkan Infrastruktur Rp4,7 Miliar untuk Jalan dan Jembatan di Desa Rentan Pangan Mukomuko

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengalokasikan anggaran Rp4,7 miliar pada tahun 2025 untuk membangun infrastruktur jalan di Desa Gajah Makmur dan jembatan di Desa Lubuk Selandak Mukomuko, Proyek ini bertujuan membuka akses bagi dua desa yang selama ini tergolong rentan pangan.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Yusup, menjelaskan bahwa pembangunan ini menjadi prioritas untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Penyerapan Dana DAK Pertanian Kabupaten Mukomuko Capai 50%: Fokus pada Pembangunan Sarana dan Prasarana

Dari total anggaran yang disiapkan, sebesar Rp4,2 miliar dialokasikan untuk pembangunan jembatan di Desa Lubuk Selandak, sementara Rp500 juta digunakan untuk membangun jalan di Desa Gajah Makmur.

“Kami mendapat hibah rangka jembatan dari pemerintah pusat untuk proyek di Desa Lubuk Selandak, Dengan tambahan anggaran Rp4,2 miliar dari daerah, jembatan tipe B dengan struktur rangka baja dan lantai beton akan segera dibangun,” ujar Yusup.

BACA JUGA: Dinas PUPR Mukomuko Alokasikan Rp4,5 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Penghubung Desa Terpencil

Ia menambahkan bahwa desain jembatan ini akan mirip dengan jembatan rangka yang telah dibangun di Desa Pauh Terenja.

Sementara itu, pembangunan jalan di Desa Gajah Makmur akan menggunakan konstruksi rabat beton. Infrastruktur ini dirancang agar desa tersebut lebih mudah diakses, terutama dalam mendukung distribusi pangan dan aktivitas ekonomi warga.

Saat ini, pembangunan ruas jalan dan jembatan masih menunggu kepastian anggaran dari pemerintah daerah. Jika semua berjalan sesuai rencana, proyek ini akan segera direalisasikan demi meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.

BACA JUGA: Pemkab Mukomuko Gencarkan Pembangunan Infrastruktur Dukung UMKM

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxandi Utria, sebelumnya telah mengusulkan program ini dalam pertemuan dengan berbagai instansi terkait.

“Kami telah memaparkan kondisi desa-desa rentan pangan ini kepada dinas teknis, Salah satu solusi yang diusulkan adalah pembangunan akses jalan dan jembatan agar wilayah tersebut tidak lagi terisolasi,” jelas Elxandi.

Status rentan pangan di dua desa tersebut ditentukan berdasarkan tiga faktor utama:

  1. Ketersediaan Pangan – Dipengaruhi oleh luas lahan pertanian dibanding jumlah penduduk.
  2. Aksesibilitas Pangan – Bergantung pada jumlah sarana ekonomi, penyedia pangan, serta kondisi infrastruktur.
  3. Pemanfaatan Pangan – Meliputi ketersediaan air bersih dan jumlah tenaga kesehatan dibanding populasi.

Dengan pembangunan jalan dan jembatan ini, diharapkan kedua desa dapat keluar dari status rentan pangan dan menikmati akses yang lebih baik terhadap kebutuhan dasar serta layanan publik. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan di wilayah terpencil. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *