Foto: Wakil Ketua 2 UPP Provinsi Bengkulu, Yeni Puspita saat acara Focus Group Discussion dengan tema “Membangun Budaya Anti Pungutan Liar Pada Pelayanan Publik Di Desa” Senin, (23/10/23).
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara Fokus Cegah Pungli dalam Pelayanan Publik
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (Pemkab BU) selalu berupaya memajukan pelayanan publik di wilayahnya. Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, Asisten I Setdakab Bengkulu Utara, Rahmat Hidayat, S.STP, M.Si, hadir dalam sebuah acara Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh Unit Pemberantasan Pungutan (UPP) Saber Pungli Provinsi Bengkulu. Acara tersebut bertajuk “Membangun Budaya Anti Pungutan Liar Pada Pelayanan Publik Di Desa” dan berlangsung di Mapolres Bengkulu Utara pada Senin, 23 Oktober 2023.
Dalam kesempatan ini, Asisten I Setdakab Bengkulu Utara menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan FGD yang difasilitasi oleh UPP Provinsi Bengkulu. Harapannya, FGD ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para pelayan masyarakat di seluruh desa di Bengkulu Utara.
Foto: Cegah Pungli dalam Pelayanan Publik Pemkab Bengkulu utara adakan Focus Group Discussion FGD Peserta Kepala Desa Se-Kabupaten Bengkulu Utara, acara berlangsung Mapolres Bengkulu Utara pada hari Senin, (23/10/2023).
“Kami pihak pemerintah daerah sangat mengapresiasi UPP Provinsi Bengkulu yang telah memfasilitasi kegiatan FGD ini. Tentunya harapan kita setelah ini para pelayan masyarakat di desa semakin memahami poin-poin penting terkait praktik pungutan pembohong (pungli),” ucap Rahmat Hidayat.
Pungli atau pungutan liar adalah permasalahan yang telah lama mengganggu pelayanan publik di banyak daerah di Indonesia. Oleh karena itu, FGD ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan budaya anti pungli yang kuat di tengah masyarakat.
Selain itu, Wakil Ketua 2 UPP Provinsi Bengkulu, Yeni Puspita, SH, MH, yang menjadi salah satu narasumber dalam acara ini, menjelaskan bahwa tujuan dari FGD ini adalah menciptakan pelayan masyarakat yang bersih dan terhindar dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN ). Dengan demikian, diharapkan akan terwujudnya sistem pemerintahan desa yang sejahtera dan benar-benar melayani kebutuhan masyarakat.
“Berdasarkan tema kita, tujuan FGD kali ini adalah menciptakan pelayan masyarakat yang bersih dan terhindar dari KKN agar terwujudnya sistem pemerintahan desa yang sejahtera dan benar-benar melayani masyarakat,” ungkap Yeni Puspita.
Acara FGD ini tidak hanya dihadiri oleh para pejabat pemerintah daerah Bengkulu Utara, namun juga melibatkan sejumlah instansi terkait. Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Badan Pertanahan Nasional Bengkulu Utara, Kabid Bina Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bengkulu, Inspektur Inspektorat Bengkulu Utara, Tim Satgas Saber Pungli Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara, serta seluruh Camat dan Kepala Desa se-Bengkulu Utara.
Kerja sama lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam upaya membangun budaya anti pungli dan anggota praktik KKN di wilayah desa. Semua pihak yang terlibat aktif dalam diskusi dan berbagi pengalaman serta pengetahuan untuk menciptakan perubahan yang positif.
Mengingat urgensinya, FGD ini diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya pemberantasan pungli dan penciptaan budaya pelayanan publik yang transparan, bersih, dan efisien di desa-desa Bengkulu Utara. Masyarakat diharapkan akan menjadi garda terdepan dalam mendukung perubahan ini dengan juga dalam pengawasan terhadap pelayanan publik di desa mereka.
Pemkab Bengkulu Utara juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa depan, serta melakukan tindakan konkret dalam anggota praktik pungli dan KKN. Peningkatan kualitas pelayanan publik adalah salah satu prioritas utama dalam menjadikan Bengkulu Utara sebagai wilayah yang lebih baik bagi seluruh warganya.
Semoga FGD ini menjadi tonggak awal yang mendorong perubahan positif dalam pelayanan publik di desa-desa Bengkulu Utara, dan semoga budaya anti pungli yang kuat dapat menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat di wilayah ini.(**)
BLT Dana Desa Padang Serasan Cair, Warga Terima Rp1,5 Juta Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga…
Musdes Air Putih Salurkan BLT Sekaligus Dimulainya Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Air Putih, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung…
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…