Pemerintah Bengkulu Selatan Gelar Kick Off Penyusunan Arsitektur SPBE 2025 untuk Transformasi Digital
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU SELATAN|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengadakan Kick Off Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025, Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Bengkulu Selatan pada Senin (03/02/25) dan bertujuan untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan koordinasi dalam implementasi SPBE di daerah tersebut.
Acara ini dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Sukarni, S.P., M.Si. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bidang teknis dan operator terkait aplikasi SPBE, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam penyusunan dan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Selatan Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Libatkan Elemen Masyarakat
Kick Off ini digelar berdasarkan Surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI Nomor B/14/KT.03/2025. Surat tersebut berisi tentang penyampaian narasumber dari tim pendamping Kemenpan-RB serta jadwal penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE yang akan diterapkan dalam Sistem Informasi Administrasi (SIA) Versi 2 di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dalam sambutannya, Sekda Bengkulu Selatan menegaskan bahwa penerapan SPBE bertujuan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, serta akuntabel. Selain itu, sistem ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan publik agar lebih efisien dan terpercaya.
BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Selatan Lakukan Penataan Tenaga Non-ASN untuk Pelayanan Publik Efektif
“Kick Off ini menjadi langkah awal dalam menyatukan visi seluruh perangkat daerah agar dapat menyusun dan mengimplementasikan SPBE secara optimal, SPBE bukan hanya tanggung jawab satu OPD, tetapi seluruh OPD harus berkomitmen dan bekerja sama untuk mewujudkan Bengkulu Selatan yang lebih maju dan modern,” ujar Sekda Sukarni.
Arsitektur SPBE merupakan kerangka dasar yang mengintegrasikan berbagai aspek pemerintahan berbasis digital. Sistem ini mencakup proses bisnis, data, informasi, infrastruktur, aplikasi, serta keamanan digital guna memastikan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
Sementara itu, Peta Rencana SPBE berfungsi sebagai dokumen strategis yang menguraikan arah, tahapan, serta langkah-langkah yang harus dilakukan dalam persiapan dan pelaksanaan SPBE. Dengan adanya dokumen ini, setiap OPD memiliki panduan yang jelas dalam menerapkan teknologi informasi guna mendukung kinerja pemerintahan yang lebih modern.
BACA JUGA: Harga Pupuk Subsidi Melonjak, Petani Padi Bengkulu Selatan Menjerit
Penerapan SPBE di Bengkulu Selatan bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian dari upaya transformasi digital dalam sektor pemerintahan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas OPD agar setiap aspek dalam sistem ini dapat berjalan dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan juga berharap penerapan SPBE dapat meningkatkan efisiensi birokrasi, mempercepat layanan publik, serta memastikan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, masyarakat dapat memperoleh akses layanan pemerintahan secara lebih cepat, mudah, dan transparan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Iqbal