Pembayaran PBB Kian Mudah, Kepala Bapenda Sebut bisa bayar di Kantor Camat
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berinovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2024 dengan membuat terobosan Pembayaran PBB kian Mudah.
Salah satu inovasi yang dilakukan adalah mempermudah pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi masyarakat. Mulai 18 Maret, pembayaran PBB dapat dilakukan di kantor camat terdekat, menghilangkan kebutuhan untuk datang ke kantor Bapenda atau bank.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan PAD Kota Bengkulu dari sektor PBB, dengan target yang ditetapkan sebesar Rp48 miliar dapat tercapai.
Sebelumnya, Pemkot Bengkulu telah mengeluarkan kebijakan bukti lunas PBB sebagai syarat pendaftaran sekolah bagi siswa, dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP), sebagai upaya tambahan untuk meningkatkan PAD di wilayah tersebut.
BACA JUGA: PBB Kota Bengkulu Patok PAD Naik Dua Kali Lipat pada 2024
Kepala Bapenda, Eddyson, menjelaskan bahwa kebijakan bukti lunas PBB ini merupakan langkah strategis untuk mengejar target pendapatan daerah, dan akan menjadi syarat wajib bagi pendaftar sekolah.
Kebijakan tersebut juga diterapkan pada berbagai keperluan masyarakat lainnya, sehingga setiap warga yang melakukan urusan administratif wajib melampirkan bukti lunas PBB.
BACA JUGA: Bapenda Kota Bengkulu Berikan Perpanjangan Pembayaran PBB Hingga Akhir Desember
Bapenda Kota Bengkulu bekerja sama dengan kantor kelurahan dan kecamatan setempat untuk mewujudkan kebijakan ini, dan rencananya hal yang sama akan diterapkan pada pemasangan jaringan baru PLN, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar PBB.
Dengan upaya tersebut, diharapkan realisasi capaian pajak setiap tahun di Kota Bengkulu meningkat, yang pada gilirannya dapat mengurangi nilai pajak terutang.
BACA JUGA : Bengkulu Tengah Gencar Sosialisasikan Pajak PBB-P2 untuk Meningkatkan PAD
Bapenda terus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar PBB sebagai salah satu sumber pendanaan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi.
“Pembayaran PBB merupakan tanggung jawab setiap warga negara Indonesia (WNI) untuk membiayai pembangunan, khususnya pembangunan Kota Bengkulu,” kata Eddyson.
Beliau juga menekankan pentingnya ketaatan warga dalam membayar PBB untuk menjaga kelangsungan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan demikian, Bapenda mengajak seluruh masyarakat Kota Bengkulu untuk patuh dalam membayar PBB guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











