Peduli Keluarga Tidak Mampu, Pemkab Bengkulu Utara Resmikan Rumah Singgah Pasien Rujukan

Rumah Singgah Pasien Bengkulu Utara
Foto: Asisten III Setdakab Bengkulu Utara, Dr. H. Agus Haryanto (saat Memotong Pita) di dampingi oleh Dandim 0423 Bengkulu Utara Letkol Kav Aidil Hajri, saat peresmian Rumah Singgah Pasien Rujukan, pada hari senin (18/12/23).

Peduli Keluarga Tidak Mampu, Pemkab Bengkulu Utara Resmikan Rumah Singgah Pasien Rujukan

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (Pemkab BU), melalui Asisten III Setdakab BU, secara resmi meresmikan Rumah Singgah Pasien Rujukan yang tidak mampu pada hari senin (18/12/23). Acara peresmian ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Umum Rumah Singgah, Roni, dan berlangsung di Jalan Ir. Soekarno No. 163, Desa Rama Agung, Arga Makmur, Bengkulu Utara.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Rumah Singgah, Roni, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan dalam mendirikan Rumah Singgah. Roni menjelaskan bahwa Rumah Singgah ini memiliki peran penting sebagai pendamping bagi masyarakat yang sakit, terutama pasien yang tidak mampu secara finansial.

Rumah Singgah Pasien Bengkulu Utara
Foto: Tampak para Pasien di Rumah Singgah Pasien Rujukan Bengkulu Utara setelah diresmikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara. Senin (18/12/23).

“Kami dari Rumah Singgah siap mendampingi pasien dari Rumah Singgah ini ke rumah sakit daerah hingga ke Jakarta, khususnya untuk penyakit kanker dan lainnya, semua pelayanan ini disediakan secara gratis. Kami berterima kasih kepada pihak pemerintah daerah yang telah membantu berdirinya Rumah Singgah ini, semoga nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Roni. Pernyataannya mencerminkan semangat untuk memberikan dukungan kepada pasien yang membutuhkan, terutama yang berhadapan dengan penyakit serius.

BACA JUGA: Perkuat Kerjasama Lintas Sektor: Evaluasi Program Penurunan Stunting di Bengkulu Utara

Asisten III Setdakab Bengkulu Utara, Dr. H. Agus Haryanto, SE, MM., menyatakan bahwa Pemkab Bengkulu Utara memberikan dukungan penuh terhadap program Rumah Singgah ini. Beliau menekankan pentingnya bersatu padu dalam mendukung program ini, baik dari sisi sumber daya manusia maupun finansial.

“Bagi yang memiliki kelebihan SDM dan finansial, mari bersama-sama berkontribusi untuk memberikan dan menyalurkan bantuan kepada warga masyarakat yang tidak mampu melalui Rumah Singgah, Keberadaan Rumah Singgah ini untuk membantu para pasien mari kita bersama-sama mendukung ini,” Ungkapnya.

BACA JUGA: Wakil Bupati Bengkulu Utara Pimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan

Asisten III Setdakab Bengkulu Utara menjelaskan bahwa peluncuran Rumah Singgah ini merupakan upaya nyata untuk membantu masyarakat atau keluarga pasien yang tidak mampu, terutama yang tinggal di lokasi yang jauh dari rumah sakit. Rumah Singgah ini dapat digunakan sebagai tempat istirahat, mendapatkan pelayanan, dan pendampingan selama proses pengobatan.

“Kami pemerintah daerah mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut dan juga berharap agar Rumah Singgah ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh semua pihak,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara Mendorong Pertumbuhan Sektor Perikanan melalui Sosialisasi Peternakan Ikan Lele Bioflok

Alamat Rumah Singgah tersebut berada di Jalan Ir. Soekarno No. 163, Desa Rama Agung, Arga Makmur, Bengkulu Utara, depan Kantor Samsat. Lokasi yang strategis diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi pasien dan keluarganya. Selain itu, kehadiran Dandim 0423, Kadinsos, Kadispora, Camat Arga Makmur, perwakilan Bank Bengkulu, dan tamu undangan lainnya menunjukkan dukungan luas dari berbagai sektor dalam upaya kemanusiaan ini.

Peresmian Rumah Singgah Pasien yang tidak mampu ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kesehatan bagi warga Bengkulu Utara. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan Rumah Singgah ini dapat menjadi wahana yang efektif dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada pasien yang membutuhkan, khususnya yang kurang mampu secara finansial. Semangat kepedulian sosial dan gotong royong diharapkan terus tumbuh, menciptakan lingkungan yang lebih berdaya dan peduli terhadap sesama. (**)

Editor: (KB1) Share
Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *