Foto: Bupati Bengkulu Utara, Ir H Mian saat menyerahkan bantuan paket kolam bioflok untuk Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kecamatan Padang Jaya, Acara Berlangsung di Aula ADC Kecamatan Padang Jaya, pada hari senin, (11/12/23).
Pemkab Bengkulu Utara Mendorong Pertumbuhan Sektor Perikanan melalui Sosialisasi Peternakan Ikan Lele Bioflok
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, yang diwakili oleh Bupati Bengkulu Utara, Ir H Mian, bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Ny Hj Eko Kurnia Ningsih, hadir dalam acara sosialisasi peternakan ikan lele bioflok Pada Senin (11/12/2023), Acara tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan paket kolam bioflok untuk Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kecamatan Padang Jaya, Acara Berlangsung di Aula ADC Kecamatan Padang Jaya.
Sosialisasi ini diinisiasi oleh Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Utara dengan tujuan meningkatkan kualitas dan hasil peternakan di Kecamatan Padang Jaya. Pemerintah berharap bahwa melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan peternak lokal, sektor budidaya ikan di wilayah tersebut dapat berkembang pesat, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Foto: acara sosialisasi peternakan ikan lele bioflok, di ikuti oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kecamatan Padang Jaya, Acara Berlangsung di Aula ADC Kecamatan Padang Jaya, Pada Senin (11/12/2023).
Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Utara menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas peternakan ikan tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian di wilayah Padang Jaya.
“Tujuan kegiatan ini selain untuk meningkatkan kualitas dan hasil peternakan juga untuk meningkatkan perekonomian melalui sektor budidaya ikan di wilayah Padang Jaya.” ujarya.
Bupati Bengkulu Utara menambahkan bahwa pihaknya berharap kelompok usaha pembudidaya ikan dapat menjadi kontributor utama dalam mensejahterakan perekonomian lokal. Selain memenuhi kebutuhan keluarga, diharapkan hasil budidaya juga dapat dijual ke pasar, memberikan pendapatan tambahan bagi kelompok tersebut.
“Jadi harapan kita semua melalui sosialisasi pokdakan ini dapat menjadi bagian dalam mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian secara berkesinambungan dengan mengolah hasil untuk keluarganya sendiri.” ucap Bupati.
Keberhasilan program ini juga melibatkan partisipasi aktif dari Kelompok Pembudidaya Ikan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Bengkulu Utara, serta pihak desa dan kecamatan terkait. Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Bengkulu Utara turut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan sinergi antarinstansi dalam mendukung pengembangan sektor peternakan ikan bioflok.
Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Desa Padang Jaya, Camat Padang Jaya, dan seluruh peserta sosialisasi. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini, para peternak lokal dapat memahami dan menerapkan teknik budidaya ikan lele bioflok secara efektif, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Padang Jaya. Semoga program ini dapat menjadi langkah positif dalam mendukung pertumbuhan sektor perikanan lokal dan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah. (**)
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…
Tim Gabungan Amankan Tahanan Kabur di Pontianak Kantor-Berita.Com|| Upaya pelarian seorang tahanan dari proses hukum di Kejaksaan Negeri Pontianak akhirnya berakhir. Setelah sempat buron selama tiga hari, tersangka bernama Apriadi…