Meningkatan PAD, Kota Bengkulu Siap Terapkan Kenaikan Tarif Parkir Tahun 2024

Kenaikan Tarif Parkir 2024
Foto: Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Eddyson (Dok).

Meningkatan PAD, Kota Bengkulu Siap Terapkan Kenaikan Tarif Parkir Tahun 2024

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Menyongsong awal tahun 2024, perubahan signifikan akan terjadi di Kota Bengkulu terkait retribusi parkir. Kenaikan tarif parkir menjadi langkah strategis yang akan diimplementasikan setelah melalui proses verifikasi Peraturan Daerah (Perda) oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam upaya memberikan pemahaman yang maksimal kepada masyarakat, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Eddyson, mengungkapkan serangkaian langkah inovatif yang akan diterapkan pada hari rabu, (03/1/24).

Menurut Eddyson, penerapan kenaikan tarif parkir akan disertai dengan pemberian karcis parkir kepada para juru parkir (jukir). Hal ini bertujuan untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat terkait perubahan tarif sehingga tidak menimbulkan kekagetan saat diminta membayar parkir dengan tarif yang lebih tinggi dari biasanya.

BACA JUGA: DPMPTSP Kota Bengkulu Telah Terbitkan 1.903 Izin Sippadek dan OSS-RBA dan 5.825 NIB pada 2023

“Nanti kita akan lengkapi karcis untuk para jukirnya agar sekaligus untuk lakukan sosialisasi perda baru terkait retribusi ini, Kalau saja nanti ada jukir yang tanpa karcis itu bisa dipertanyakan, apakah jukir itu legal atau ilegal,” ungkap Eddyson, Langkah ini bukan hanya sebagai bentuk sosialisasi, tetapi juga sebagai kontrol keabsahan dan legalitas para jukir yang beroperasi di wilayah tersebut.

Sosialisasi menjadi kunci utama dalam mengimplementasikan perubahan kebijakan retribusi parkir. Melalui pendekatan inovatif seperti pemberian karcis kepada para jukir, diharapkan masyarakat akan lebih mudah menerima dan memahami perubahan tersebut. Selain itu, karcis parkir juga akan membantu dalam membedakan antara jukir yang sah dan ilegal.

Dalam konteks ini, masyarakat dan pengguna layanan parkir diimbau untuk selalu meminta karcis. Selain sebagai langkah preventif untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), karcis parkir juga memiliki fungsi sebagai alat identifikasi yang membantu memonitor pendapatan yang diperoleh dari sektor parkir.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Optimis Capai Target Investasi: Ekonomi Tumbuh, PAD Meningkat

“Pengawasannya tetap akan kita lakukan diseluruh jalan Meski nanti dalam pelaksanaannya kita akan bagi per-wilayah untuk sosialisasi di kawasan tertib parkir Namun Upaya pengawasan yang merata dan menyeluruh diseluruh wilayah parkir di Kota Bengkulu diharapkan dapat menciptakan kedisiplinan dan pengertian masyarakat terhadap kebijakan baru,” Ujar Eddyson.

Sejak Desember 2023, Pemerintah Kota Bengkulu dengan tujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memberikan pelayanan parkir yang lebih baik kepada masyarakat. Target PAD retribusi parkir untuk tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp11 miliar, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan target tahun sebelumnya sebesar Rp9 miliar.

Terkait target yang lebih tinggi, Eddyson mengungkapkan, “Ini merupakan komitmen kita untuk terus meningkatkan pendapatan daerah dari sektor parkir, Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan pelayanan dan fasilitas yang akan kita berikan kepada masyarakat.”

BACA JUGA: Kota Bengkulu Dianugerahi Predikat Kota Peduli HAM Tahun 2022 pada Hari Hak Asasi Manusia ke-75

Dengan menggabungkan sosialisasi inovatif, pengawasan intensif, dan komitmen terhadap peningkatan pelayanan, Pemerintah Kota Bengkulu berupaya memberikan pengalaman parkir yang lebih baik bagi masyarakatnya. Melalui langkah-langkah proaktif ini, diharapkan masyarakat akan lebih terlibat dalam mendukung kebijakan perubahan tarif retribusi parkir demi pembangunan dan pelayanan kota yang lebih baik. Tahun 2024 diharapkan menjadi tahun transisi yang sukses menuju sistem parkir yang lebih efisien dan efektif di Kota Bengkulu. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *