Pemkot Bengkulu Optimis Capai Target Investasi: Ekonomi Tumbuh, PAD Meningkat

Investasi Kota Bengkulu
Foto: Ilustrasi (Foto:pixabay)

Pemkot Bengkulu Optimis Capai Target Investasi: Ekonomi Tumbuh, PAD Meningkat

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus menjalankan langkah-langkah untuk meningkatkan realisasi investasi di kota ini dengan memberikan berbagai kemudahan dalam pemberian izin usaha bagi para investor. Peningkatan investasi menjadi salah satu fokus strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di Kota Bengkulu.

Data terbaru mencatat bahwa realisasi investasi di Kota Bengkulu pada Triwulan Ketiga mencapai Rp 1,99 Triliun, mendekati target yang ditetapkan sebesar 2 Triliun. Sektor perdagangan dan reparasi menjadi penyumbang terbesar investasi, mencapai Rp 1,006 Triliun, diikuti oleh sektor transportasi, gudang, telekomunikasi, industri mineral non-logam, industri kayu, konstruksi, dan investasi lainnya sepanjang tahun 2023.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu, Irsan Setiawan, menyampaikan bahwa berdasarkan verifikasi dan rilis dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM RI) pada tanggal 20 Oktober lalu, investasi yang masuk ke Kota Bengkulu sudah mencapai Rp 1,99 Triliun. Dengan pencapaian ini, optimisme muncul bahwa target investasi sebesar 2 Triliun pada Triwulan Keempat dapat tercapai.

Irsan menekankan bahwa keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Harapan dan Doa (HD) Kota Bengkulu memainkan peran penting dalam mendukung pencapaian ini. MPP HD menjadi pusat pelayanan bagi warga yang ingin mengurus berbagai hal terkait perizinan dan non-perizinan. Keberadaan fasilitas ini memudahkan masyarakat dalam berinteraksi dengan pemerintah, sehingga proses investasi dapat berjalan lebih efisien.

“Tampak Setiap harinya warga yang ingin mengurus berbagai hal mengenai perizinan maupun non perizinan selalu memenuhi MPP HD yang berada di eks Balaikota ini,” ujar Irsan.

Menurut Irsan, hasil rilis dari BKPM RI untuk Triwulan Keempat akan diberikan pada akhir Januari atau awal Februari 2024. Dia menyatakan keyakinannya bahwa potensi investasi Kota Bengkulu dapat melebihi target yang ditetapkan.

“Dari capaian target 10 miliar yang harus kita dapatkan, saat ini kita punya potensi realisasi investasi itu 50 miliar dari beberapa perusahaan, Sehingga pada saat nanti diverifikasi oleh BKPM RI, kita sangat optimis bahwa yang akan disetujui dari data, potensi investasi kita akan lebih dari 10 miliar. Artinya pada triwulan keempat nanti akan tercapai 2 triliun lebih,” Kata Irsan.

Irsan juga mengungkapkan beberapa keuntungan yang dihasilkan dari peningkatan investasi bagi Kota Bengkulu, salah satunya adalah terbukanya lapangan kerja. “Keuntungan ya banyak hal yang didapat oleh kita (Kota Bengkulu) diantaranya terbukanya lapangan pekerjaan dan terjadi putaran ekonomi juga capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) semua itu akan meningkat kalau investasi juga meningkat,” ujarnya.

Irsan menegaskan bahwa investasi memberikan dampak positif secara berkelanjutan, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan PAD yang dapat digunakan untuk pembangunan lebih lanjut. Dia juga menyoroti sektor jasa, khususnya jasa hotel dan restoran, sebagai potensi terbesar yang dapat terus dikembangkan di Kota Bengkulu.

Dengan fokus pada peningkatan investasi dan pelayanan yang efisien, Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif, menarik bagi investor, dan berdaya saing tinggi. Kesuksesan ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi perkembangan Kota Bengkulu dan kesejahteraan masyarakatnya. (**)

Editor: (KB1) Share
Mangcek
Sumber : MCKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *