Kota Bengkulu Bentuk CSIRT untuk Perkuat Keamanan Siber

Keamanan Informasi
Foto: Pemerintah Kota Bengkulu mengadakan acara workshop dalam pembentukan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus persiapan pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT), Acara berlangsung di Ruang Hidayah, kantor Walikota, pada hari rabu, (6/3/24).

Kota Bengkulu Bentuk CSIRT untuk Perkuat Keamanan Siber

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Dalam era yang semakin digital, keamanan informasi dan sistem komputer menjadi hal yang sangat kritikal, namun sering kali dianggap sebagai prioritas terakhir. Menghadapi realitas ini, Kota Bengkulu, yang telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan siber.

Eka Rika Rino, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, memimpin secara langsung pembukaan workshop untuk pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) di Ruang Hidayah, kantor Walikota, pada hari Rabu, 6 Maret 2024. Eka menyampaikan harapannya agar sumber daya di Pemerintah Kota Bengkulu menjadi lebih responsif dan tanggap terhadap insiden keamanan.

BACA JUGA: Badan Karantina Bengkulu Sinergi dengan Pemprov Jaga Kelestarian Hayati

“Saya mengharapkan keseriusan dari semua peserta dalam mengikuti workshop ini,” ujar Pj Sekda.

Gita Gama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu, mengungkapkan kebanggaannya karena Kota Bengkulu terpilih sebagai salah satu dari 32 Kabupaten/Kota oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengikuti program pembentukan CSIRT.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari target rencana kerja pemerintah yang menjadi prioritas nasional pada tahun 2024,” jelas Gita.

BACA JUGA: Internet Gratis dan Pemasangan CCTV Area Publik, Cara Pemerintah Bengkulu Selatan Manjakan Warganya

Tujuan dari pembentukan CSIRT di Kota Bengkulu adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam menanggulangi dan memulihkan insiden keamanan siber di sektor pemerintahan.

“Kami bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara CSIRT Kota Bengkulu dengan BSSN,” Terang Gita.

Tim CSIRT Kota Bengkulu terbentuk dari anggota Dinas Komunikasi dan Informatika, BPKAD, Bappenda, Dinas Dukcapil, DPMTSP dan UKPBJ, Workshop ini berlangsung selama satu hari dengan pembicara dari BSSN, yaitu Sandiman Ahli Madya Fandi Aditya Putra dan Pengolah Data dan Informasi Rosdiana Lukitawati.

BACA JUGA: Era Baru Pelayanan Publik: Pemkot Bengkulu Gandeng PT BPD untuk Layanan Digital

Gita menutup dengan harapan bahwa inisiatif ini menjadi langkah awal yang baik dalam proses peningkatan Keamanan Informasi dan penguatan pertahanan siber di Kota Bengkulu, Upaya ini diharapkan dapat mempersiapkan Kota Bengkulu menghadapi tantangan keamanan siber dengan lebih baik, mengingat pentingnya melindungi data dan sistem dalam dunia yang semakin terhubung secara digital. (**)

Editor: (KB1) Share
pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *