Kolaborasi Cepat BPBD Kota Bengkulu Pasca Longsor: Evaluasi dan Langkah Nyata

Bencana Longsor Perumnas Kemiling Asri
Foto: Pasca Bencana Longsor Perumnas Kemiling Asri, masyarakat dan BPBD Kota Bengkulu saat memebrsihkan badan jalan dari tanah Longsor, pada hari kamis, (04/1/24).

Kolaborasi Cepat BPBD Kota Bengkulu Pasca Longsor: Evaluasi dan Langkah Nyata

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Pasca Bencana longsor di Perumnas Kemiling Asri, Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, pada Kamis, 4 Januari 2024, menjadi sorotan utama ketika Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, Will Hopi, SH., MM, diwakili oleh Kepala Bidang Rehabilitasi & Rekonstruksi, Agus Suhendra Wijaya, ST, bersama Kepala Bidang Pencegahan & Kesiapsiagaan, Firmanto, ST, dan Sekretaris Lander Rana Jaya, S.IP, M.Si, turun langsung ke lokasi untuk mengevaluasi dan mengambil tindakan cepat.

Bencana longsor tersebut memicu respons cepat dari tim BPBD Kota Bengkulu, khususnya dari Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Agus Suhendra Wijaya, ST, sebagai kepala bidang tersebut, bersama timnya, melakukan analisis terkait dampak bencana tersebut. Langkah awal yang diambil adalah melakukan pendataan ulang guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kerugian dan kebutuhan mendesak masyarakat di Perumnas Kemiling Asri.

BACA JUGA: Dampak Curah Hujan Tinggi: Tanah Longsor di Perumnas Kemiling Asri, Pemkot Salurkan Bantuan

“Selain pendataan, BPBD juga mengambil langkah konkret dengan memberikan tambahan bantuan logistik kepada korban bencana, Ini mencakup kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, pakaian, dan perlengkapan lainnya yang mendesak,” Ujar Agus.

Selain itu, sebagai langkah antisipatif, BPBD Kota Bengkulu turut mendirikan tenda-tenda darurat untuk memberikan tempat perlindungan sementara bagi warga yang terdampak. Pendirian tenda ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan sementara bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana longsor.

Koordinasi yang baik antara BPBD dan pihak developer Perumnas Kemiling Asri dalam penanganan pasca bencana. Langkah-langkah koordinatif tersebut termasuk pertukaran informasi terkait dampak bencana, langkah-langkah rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan diambil, serta strategi pencegahan agar bencana serupa tidak terulang.

BACA JUGA: Kecamatan Topos dan Lebong Selatan Longsor dan Air Bah, Sawah dan Kebun Terdampak

Dalam pernyataannya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu Will Hopi, SH., MM, menyampaikan pentingnya respons cepat dan kolaboratif dalam menghadapi bencana.

“Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait guna memastikan bahwa bantuan dan upaya rehabilitasi yang kami berikan dapat mencapai sasaran dengan tepat,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Tak hanya itu, keberlanjutan program pencegahan juga menjadi fokus utama. Firmanto, ST, Kepala Bidang Pencegahan & Kesiapsiagaan BPBD Kota Bengkulu, menekankan perlunya tindakan preventif untuk meminimalisir risiko terulangnya bencana serupa, Ini mencakup upaya edukasi masyarakat tentang tata kelola lingkungan, peningkatan sistem peringatan dini, dan langkah-langkah mitigasi bencana yang lebih efektif.

Masyarakat diharapkan ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Lander Rana Jaya, S.IP, M.Si, sebagai Sekretaris BPBD Kota Bengkulu, menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *