Kecamatan Topos dan Lebong Selatan Longsor dan Air Bah, Sawah dan Kebun Terdampak
KANTOR-BERITA.COM, LEBONG – Curah hujan lebat yang melanda Kabupaten Lebong pada awal tahun 2024 membawa dampak serius berupa bencana alam longsor dan air bah di beberapa wilayah, khususnya di Kecamatan Lebong Selatan dan Rimbo Pegadang. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 1 Januari 2024, dan menimbulkan kerugian signifikan serta menuntut respons cepat dari pihak terkait.
Bencana alam longsor juga merambah di Kecamatan Topos, tepatnya di Desa Talang Donok 1, Kabupaten Lebong, pada Selasa, 2 Januari 2024, dini hari. Dalam menghadapi situasi darurat ini, Camat Topos Kabupaten Lebong, Zerly Lawdi, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera turun tangan untuk melakukan peninjauan lokasi dan memberikan bantuan.
BACA JUGA: Bedengan 6 Pintu Tanah Patah Hangus di Lalap si Jago Merah
Zerly Lawdi menjelaskan bahwa ada dua titik longsor, pertama di kebun kopi milik Erwan di Desa Talang Donok 1, dan kedua terjadi di sawah dipinggiran Sungai Ketahun. Dalam kejadian tersebut, sekitar 1/4 hektar kebun kopi tertimbun material longsor, dan pondok kebun milik Erwan roboh tersapu material tersebut, dengan kerugian mencapai Rp15.000.000.
“Tidak hanya itu lahan sawah di pinggiran Sungai Ketahun juga mengalami gagal panen karena terdampak air bah dan longsor, Kami telah meminta kepala desa mendata lahan sawah dan kebun yang terkena dampak bencana ini, dan data tersebut akan dilaporkan ke BPBD Dinas Pertanian hingga Bupati Lebong,” ungkap Zerly Lawdi Pada selasa, (02/1/24).
BACA JUGA: Habis Liburan Tahun Baru, Jalur Liku 9 Dipadati Kendaraan
Kerjasama lintas sektor dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi bencana ini. Adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, BPBD, dan sektor pertanian diharapkan dapat memudahkan penanganan dan pemulihan pasca bencana. Langkah proaktif seperti pendataan lahan terdampak merupakan langkah awal yang penting untuk memastikan bantuan dan rehabilitasi tepat sasaran.
Sementara itu, di Kecamatan Lebong Selatan, informasi sementara menyebutkan bahwa 10 hektar sawah tenggelam karena meluapnya Sungai Pauh Tes. Camat Lebong Selatan mengungkapkan bahwa koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Perikanan setempat, serta BPBD, telah dilakukan. Puluhan hektar sawah yang terdampak akan segera didata, dan lokasi bencana akan dininjau untuk penanganan lebih lanjut. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Erwan











