Dampak Curah Hujan Tinggi: Tanah Longsor di Perumnas Kemiling Asri, Pemkot Salurkan Bantuan

Dampak Curah Hujan Tinggi
Foto: Pemerintah Kota Bengkulu saat Menyalurkan Bantuan juga mendirikan Tenda Darurat serta melakukan Pembersihan terhadap Bencana Longsor menimbun rumah warga, pada hari kamis, (04/1/24).

Dampak Curah Hujan Tinggi: Tanah Longsor di Perumnas Kemiling Asri, Pemkot Salurkan Bantuan

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Perumnas Kemiling Asri, Kelurahan Pekan Sabtu, Rabu malam (03/1/24). Dampak Curah hujan yang tinggi memicu bencana tanah longsor, menimbulkan kerugian pada beberapa rumah di daerah tersebut. Selain faktor curah hujan yang tinggi, saluran irigasi yang penuh dengan tanah berlumpur yang meluap juga menjadi pemicu utama terjadinya tanah longsor.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mencatat bahwa ada 5 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak oleh bencana longsor tersebut. Informasi terakhir mencatat bahwa 4 KK sudah kembali ke rumah masing-masing, sementara 1 KK memilih mengungsi ke rumah saudaranya. Respons cepat pemerintah dilakukan dengan melibatkan BPBD, TNI, Polri, dan partisipasi warga setempat untuk membersihkan lumpur dan memberikan bantuan logistik serta terpal kepada warga yang terdampak.

BACA JUGA: Mewujudkan Kota Aman dan Terang, Dishub Pemkot Pasang 520 Titik PJU di Kota Selama Tahun 2023

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, Willhopi, menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat di daerah rawan banjir dan tanah longsor. Imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana alam, terutama di daerah-daerah yang rawan terkena dampak.

“Kita perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah-daerah yang rawan banjir dan tanah longsor, Cuaca ekstrem bisa menjadi ancaman serius, dan kita harus siap menghadapinya,” ujar Willhopi pada hari kamis, (04/1/24).

BPBD tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga telah melakukan langkah-langkah persiapan mandiri untuk menghadapi potensi Dampak Curah Hujan Tinggi yang mungkin berlangsung selama beberapa bulan ke depan. Peralatan dan stok makanan siap saji serta kebutuhan pokok telah disiapkan sebagai langkah antisipatif. Hal ini bertujuan untuk memberikan bantuan segera kepada masyarakat yang terdampak apabila terjadi bencana banjir atau tanah longsor.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Optimis Capai Target Investasi: Ekonomi Tumbuh, PAD Meningkat

“BPBD Kota Bengkulu Punya Komitmen adalah bertindak cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak oleh potensi bencana banjir dan lainnya di tengah ancaman cuaca yang ekstrem,” jelas Willhopi.

Melalui respons cepat dan langkah-langkah antisipatif ini, diharapkan pemerintah dan masyarakat setempat dapat mengurangi dampak negatif dari bencana alam dan mampu menjaga keselamatan serta kesejahteraan bersama. Tetap waspada, bersiap diri, dan kerjasama yang solid menjadi kunci untuk menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *