Ketua Komisi III DPRD Bengkulu Desak BPJN Atasi Kemacetan Parah di Jalinbar Kecamatan Pondok Kelapa
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Kemacetan parah di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) wilayah Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), memerlukan perhatian serius dari pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu. Kemacetan yang disebabkan oleh pengerjaan beton cor readymix ini telah mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali, mengungkapkan bahwa kondisi Jalinbar di Kecamatan Pondok Kelapa sering kali macet total, Antrian kendaraan dapat mencapai lebih dari 2 kilometer, baik dari arah Pasar Kerkap menuju Bengkulu maupun sebaliknya, Tantawi yang baru-baru ini terjebak dalam kemacetan tersebut, menyatakan bahwa situasi ini terjadi hampir setiap hari.
BACA JUGA: Pemerintah Kabupaten Mukomuko Akan Terima Jalan Inpres dari BPJN Juni 2024
Tantawi mendesak BPJN Bengkulu untuk segera mengambil tindakan dalam menyikapi kemacetan ini. Solusi terbaik harus ditemukan agar arus lalu lintas kendaraan tidak terhambat terlalu lama. Menurutnya, kemacetan yang berlangsung lebih dari satu jam sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi mereka yang harus pergi bekerja.
“Jangan sampai pengerjaan Jalinbar ini mengganggu aktivitas masyarakat. Dengan kondisi sekarang, dimana kendaraan harus mengantri hingga satu jam lebih, pasti aktivitas masyarakat sangat terganggu. BPJN Bengkulu jangan diam saja dengan kondisi ini,” tegas Tantawi pada Minggu, (7/7/24).
BACA JUGA: Penanganan Ruas Jalan BPJN PUPR Bengkulu Manfaatkan Aspal Buton
Tantawi juga menyarankan agar pengerjaan beton cor readymix dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Jika pengerjaan tidak bisa dilakukan malam hari dan harus tetap berlangsung siang hari, maka pengerjaannya harus dipercepat. Tantawi menekankan pentingnya penambahan alat berat, armada molen beton cor readymix, dan tenaga kerja untuk mempercepat proses pengerjaan jalan.
Selain itu, Tantawi menyarankan agar setelah beton cor readymix, badan jalan dilapisi dengan hotmix, Menurutnya jalan yang dibangun dengan beton cor readymix belum efektif untuk kondisi di Bengkulu, Oleh karena itu BPJN Bengkulu juga diminta untuk meninjau ulang grand design pembangunan Jalinbar tersebut.
BACA JUGA: DPRD Provinsi Bengkulu Ingatkan BPJN dan Kontraktor Tragedi 2016 Jangan Sampai Terulang
Masyarakat berharap BPJN Bengkulu dan pemerintah daerah dapat segera menemukan solusi yang efektif untuk mengatasi kemacetan di Jalinbar, Dengan adanya langkah konkret dan cepat, diharapkan arus lalu lintas di wilayah tersebut dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu.
“Semoga pemerintah segera tanggap dan mengambil tindakan yang tepat, Kami hanya ingin jalan yang lancar dan bisa beraktivitas tanpa hambatan,” ujar seorang warga lainnya, Siti. (**)
Editor: (KB1) Share
pewarta: QQ











