Pemerintah Kabupaten Mukomuko Akan Terima Jalan Inpres dari BPJN Juni 2024

Pemerintah Kabupaten Mukomuko
Foto: Ruas Jalan Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik yang telah di bangun melalui dana Inpres oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Bengkulu, (Ft/Ist).

Pemerintah Kabupaten Mukomuko Akan Terima Jalan Inpres dari BPJN Juni 2024

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyampaikan bahwa mereka bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu telah menjadwalkan penandatanganan serah terima Barang Milik Negara (BMN) berupa jalan pada bulan Juni 2024.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, menyampaikan bahwa proses serah terima ini direncanakan antara BPJN Bengkulu dan pemerintah daerah setempat. Setelah serah terima dilakukan, pemerintah daerah akan bertanggung jawab untuk melakukan pemeliharaan terhadap jalan tersebut.

BACA JUGA: Pemkab Mukomuko Lakukan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan untuk Kelancaran Akses Transportasi

Pada tahun 2023, Kabupaten Mukomuko menerima dana pembangunan daerah melalui skema Instruksi Presiden untuk pembangunan tiga ruas jalan penghubung desa tertinggal, dengan total dana mencapai Rp123 miliar. Dari dana tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk memperbaiki kondisi jalan-jalan strategis di wilayah tersebut.

Pertama, sebesar Rp23 miliar digunakan untuk pembangunan jalan penghubung Desa Suka Maju ke Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, dengan panjang mencapai delapan kilometer. Dana ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar desa di wilayah tersebut.

Kedua, sebesar Rp59 miliar dialokasikan untuk pembangunan jalan hotmix yang menghubungkan Desa Talang ke Desa Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman, sepanjang 17 kilometer. Jalan hotmix ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan kenyamanan perjalanan bagi pengguna jalan.

BACA JUGA: Pemkab Mukomuko Tingkatkan Keamanan Jembatan Desa Cinta Asih dengan Perbaikan Plat Besi

Terakhir, sebesar Rp44 miliar digunakan untuk pembangunan jalan provinsi yang menghubungkan Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko, menuju Kecamatan Teras Terunjam, sepanjang 12 kilometer. Pembangunan jalan provinsi ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar kecamatan dan memfasilitasi mobilitas penduduk serta pengangkutan hasil bumi.

Apriansyah menjelaskan bahwa setelah penyerahan aset jalan-jalan ini, pemerintah daerah akan bertanggung jawab atas pemeliharaannya. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan-jalan di sejumlah desa di Kabupaten Mukomuko sangat memprihatinkan, dengan sebagian besar desa belum tersentuh aspal. Hal ini menyulitkan akses masyarakat, terutama saat rute perjalanan panjang.

“Kondisi tanah kuning dan berbukit membuat jalan ini sulit dilewati, Sebelum pembangunan jalan, bahkan mobil 4×4 saja sulit melintasinya,” ujar Apriansyah.

BACA JUGA: Soal Jalan Setia Budi, Tak Ada yang Disalahkan, Afriansyah: Tim PUPR Provinsi Bisa Turun Lapangan Bersama

Kondisi ini mengakibatkan terisolasi sejumlah desa, yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan bahan makanan dan mengangkut hasil panen kelapa sawit.

Dia menambahkan bahwa biaya angkutan dan produksi yang tinggi mencapai Rp500 per kilogram telah memberatkan petani lokal, yang sering kali tidak mendapatkan hasil panen maksimal karena sebagian besar pendapatannya habis untuk biaya transportasi.

”Dengan jalan yang sudah dibangun, truk-truk kini dapat mencapai lokasi dengan lebih mudah, Ini mengurangi biaya angkutan dan biaya produksi hingga Rp300 per kilogram, bahkan ada yang tidak lagi perlu membayar biaya lansir,” tambahnya.

BACA JUGA: Harapan Baru Masyarakat Air Manjuto: Pembangunan Jembatan Dua Jalur di SP6 Segera Dimulai

Menurut Apriansyah, penerimaan dana Inpres oleh Kabupaten Mukomuko merupakan hasil dari kerja keras kepala daerah dan pemerintah daerah dalam mencari sumber pendanaan tambahan untuk pembangunan infrastruktur. Dia menekankan pentingnya perjuangan dan komitmen yang tinggi dalam memajukan kualitas infrastruktur di daerah ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk terus meningkatkan aksesibilitas dan kualitas infrastruktur jalan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar bagi pengembangan ekonomi dan sosial di wilayah ini. Dengan peningkatan konektivitas ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

“Dengan dana yang telah disalurkan ini, kita berharap dapat mengubah infrastruktur jalan di Kabupaten Mukomuko menjadi lebih baik. Hal ini akan mendukung pengembangan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” tutup Apriansyah. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *