Kekuasaan Politik yang Membawa Manfaat: Kisah Walikota Bengkulu Helmi Hasan

Program Gratis Kota Bengkulu
Foto: Walikota Bengkulu Helmi Hasan saat mengunjungi dinas ketahan pangan kota bengkulu hari rabu, (20/9/23).

Kekuasaan Politik yang Membawa Manfaat: Kisah Walikota Bengkulu Helmi Hasan

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Di tangan orang yang baik dan memiliki keterampilan khusus dalam menyusun strategi, kekuasaan politik dapat menjadi sarana untuk membawa manfaat.

Namun sebaliknya, bila jatuh ke tangan mafia atau orang jahat, kekuasaan politik hanya akan digunakan sebagai alat untuk memenuhi keinginan mereka dalam menguasai segala sesuatu demi keuntungan pribadi. Mereka tidak memedulikan berapa banyak rakyat yang menderita akibat tindakan tersebut, kehilangan masa depan, bahkan hancur lebur.

Beruntunglah warga Kota Bengkulu memiliki pemimpin seperti Walikota Bengkulu, Helmi Hasan, yang memanfaatkan kekuasaan politiknya untuk membantu masyarakat. Helmi Hasan adalah contoh pemimpin yang memahami tanggung jawabnya.

BACA JUGA: Transformasi Pelayanan Kesehatan: Visi Walikota Bengkulu untuk Rumah Sakit Tino Galo

Pernah Helmi Hasan berbagi tentang motivasinya terlibat dalam dunia politik. Baginya, kekuasaan politik dapat digunakan untuk memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat, terutama kepada mereka yang kurang mampu.

Pengalamannya menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu sangat memotivasi Helmi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang terkena penyakit parah. Salah satu pengalaman yang membekas adalah ketika Helmi bertemu dengan seorang anak yatim yang menderita penyakit yang sulit, prolaps. Kondisinya sangat memprihatinkan, namun Helmi tak tinggal diam.

BACA JUGA: Pemuda Bengkulu Bersatu Melawan Radikalisme dan Terorisme

Dia menceritakan bagaimana anak tersebut, yang sangat menderita akibat penyakitnya, berhasil pulih setelah Helmi turun tangan membantu. Pengalaman inilah yang mempertegas keyakinannya bahwa kekuasaan politik, ketika digunakan dengan baik, dapat memberikan manfaat besar bagi orang lain.

Helmi berpendapat bahwa kekuasaan yang dimilikinya harus digunakan untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Menurutnya, manusia sejati adalah mereka yang memberikan manfaat kepada sesama, bukan hanya fokus pada harta dan kemewahan.

Helmi juga ikut serta dalam perbedaan pendapat di DPRD dan sebagai Walikota. Di DPRD, mereka mempunyai hak untuk berbicara dan memperjuangkan hal-hal yang dianggap benar. Namun, sebagai Walikota, keputusannya memiliki dampak besar, dan semua pejabat harus mematuhi kebijakannya, seperti program mengangkat anak-anak yatim menjadi anak asuh dan program bermanfaat lainnya.

Setiap bulannya, Helmi memastikan bahwa anak-anak yatim mendapat perhatian khusus dan berkumpul untuk kegiatan sosial. Program ini juga melibatkan undangan ibu-ibu dari anak-anak yatim, yang juga merupakan janda, untuk ikut serta.

Sebagai penutup, Helmi mengungkapkan bahwa tujuan dari berbagai program yang dicanangkan Pemerintah Kota Bengkulu adalah untuk membawa kebahagiaan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kekuasaan politik harus dijalankan dengan tujuan positif untuk menciptakan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi semua.(**)

Editor: (KB1) Share

mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *