Kadis Kominfo Sebut: Program perluasan Akses internet gratis Mukomuko Berlanjut

Akses internet gratis Mukomuko
Foto: Kadis Kominfo Agus Harpinda Sebut: Program perluasan Akses internet gratis Mukomuko Berlanjut, (Ft/Dok/Ist).

Kadis Kominfo Sebut: Program perluasan Akses internet gratis Mukomuko Berlanjut

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tahun 2024 mengembangkan program perluasan akses internet gratis di desa-desa yang masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan sinyal internet atau yang dikenal sebagai blank spot.

Agus Harpinda, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus bekerja sama dengan PT Telkom untuk menjalankan program ini guna memperluas akses internet gratis di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Dinas Kominfo Mukomuko Kerjasama PMD Atasi Blank Spot Internet

“Pada tahun 2024, sebanyak 14 desa di Kabupaten Mukomuko mendapatkan bantuan internet gratis dari pemerintah daerah,” ujarnya di Mukomuko pada hari Jumat (12/7/24).

Agus menegaskan bahwa telah ditetapkan 14 desa yang akan menerima program ini, dan informasi mengenai desa-desa penerima telah disampaikan kepada PT Telkom untuk dilaksanakan.

BACA JUGA: Diskominfo Bengkulu Utara Verifikasi Titik Penerima Bantuan Internet Bhakti di Enggano

“Ke-14 desa tersebut antara lain Desa Talang Rio, Desa Talang Baru, Desa Gajah Mati, Desa Sumber Makmur, Desa Mekar Sari, Desa Padang Gading, Desa Retak Mudik, Desa Bandar Jaya,” jelasnya.

Selanjutnya, ia menyebutkan beberapa desa lain yang turut mendapat program ini, seperti Desa Pernyah, Desa Pondok Kopi, Desa Pondok Makmur, Desa Sido Makmur, Desa Selagan Jaya, dan Desa Setia Budi.

BACA JUGA: BAKTI Kominfo, Dorong Peningkatan Akses Internet Seluma

Menurut Agus, PT Telkom telah melakukan pengecekan di ke-14 desa ini. Namun, dari jumlah tersebut, baru Desa Talang Rio yang memiliki infrastruktur tiang dan jaringan yang memadai dari perusahaan tersebut. Sementara itu, desa-desa lain masih memerlukan pembangunan tiang oleh PT Telkom.

Untuk desa-desa yang belum terjangkau oleh infrastruktur PT Telkom, seperti Desa Selagan Jaya, masih memiliki potensi untuk mendapatkan program ini karena kedekatannya dengan menara BTS.

BACA JUGA: Bupati Seluma Luncurkan Program Merdeka Sinyal di Ulu Talo

“Desa-desa yang belum terjangkau oleh PT Telkom kemungkinan belum bisa mendapatkan program ini saat ini, Namun kami akan mengusulkan mereka untuk mendapatkan bantuan akses internet dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2025,” paparnya.

Agus menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendataan terhadap 13 desa lain yang sudah masuk dalam cakupan tiang PT Telkom, guna memastikan mereka dapat segera mendapatkan manfaat dari program perluasan akses internet gratis ini.

Program ini juga masuk dalam rencana kerja (renstra) Dinas Komunikasi dan Informatika, di mana hingga saat ini telah mencakup lebih dari 66 desa. Target renstra untuk tahun 2024 adalah mencapai 80 titik akses, diikuti dengan 118 titik pada tahun 2025, dan mencakup seluruh desa di Kabupaten Mukomuko pada tahun 2026. (**)

Editor: (KB1) Share
pewarta: Budi utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *