Foto: Wakil Bupati Seluma Gustianto saat menerima Insentif Fiskal dari wakil presiden atas prestasi dalam penurunan Stunting.
Kabupaten Seluma Raih Penghargaan di Rakornas Percepatan Penurunan Stunting
KANTOR-BERITA.COM, JAKARTA – Wakil Bupati Seluma, Drs. Gustianto yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Seluma, tampil dengan semangat dan penuh prestasi saat menghadiri Rakornas Percepatan Penurunan Stunting. Acara prestisius ini digelar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Jumat (6/10/23), dan menjadi sorotan utama dalam upaya penanganan masalah stunting di Indonesia.
Prestasi luar biasa juga diraih oleh 125 Pemerintah Daerah yang berhasil menurunkan prevalensi stunting di wilayah mereka. Mereka tidak hanya meraih penghargaan, tetapi juga menerima penghargaan fiskal sebagai penghargaan atas prestasi mereka. Insentif ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja keras para pemerintah daerah dalam upaya menurunkan tingkat stunting di Indonesia.
Foto: Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin saat membuka acara Rakornis dan evaluasi daerah dalam penurunan Stunting pada hari jumat, acara di berlangsung di istana wakil presiden, Jumat. (6/10/23).
Total nilai insentif yang disalurkan mencapai angka yang mengesankan, yaitu sekitar Rp. 750 miliar. Dana ini dibagikan kepada 7 provinsi, 97 kabupaten, dan 21 kota di seluruh Indonesia. Dana insentif fiskal ini diharapkan dapat menjadi dorongan tambahan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan upaya mereka dalam mempercepat penurunan stunting.
Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menyampaikan harapannya bahwa penghargaan ini akan memotivasi pemerintah daerah untuk secara konsisten meningkatkan capaiannya dalam upaya penurunan stunting. “Semoga yang dianugerahi ini dapat memotivasi pemerintah daerah agar secara konsisten meningkatkan capaiannya untuk mempercepat penurunan stunting,” ucap beliau dengan harapan besar.
Dalam konteks Kabupaten Seluma, Wakil Bupati Gustianto menyampaikan berita gembira bahwa Kabupaten Seluma juga termasuk dalam daftar penerima insentif fiskal. Kabupaten Seluma telah berhasil menurunkan prevalensi stunting di wilayahnya, dan sebagai hasilnya, mereka mendapatkan alokasi dana insentif fiskal sebesar 5,7 miliar rupiah.
Dengan bangga, Wabup Gustianto berkata, “Alhamdulillah, Seluma mendapatkan penghargaan dan insentif fiskal atas pencapaian dalam percepatan penurunan stunting.” Hal ini merupakan pencapaian luar biasa bagi Kabupaten Seluma, yang telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan masyarakatnya melalui penurunan stunting.
“Kabupaten Seluma, dalam mengatasi masalah stunting yang merupakan tantangan kesehatan penting di negara ini. Semoga prestasi ini dapat menjadi pemicu bagi Tim Penurunan Stunting untuk bekerja semakin tinggi sehingga mempercepat penurunan stunting di seluruh Kabupaten seluma.” Tutup Wabup. (**)
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…
Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid Kantor-Berita.Com|| Semangat gotong royong masih menjadi budaya yang terus dijaga masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal itu…
LPHB Bongkar Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Kota Bengkulu, Minta Audit Menyeluruh Kantor-Berita. Com|| Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu menuai sorotan. Direktur Eksekutif…
Musdes RKPDes 2027 Desa Gajah Mati Bahas Prioritas Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Gajah Mati, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Desa dalam rangka…