Jelang Idulfitri DKPP Kota Bengkulu lakukan Pengawasan Daging yang dijual

Pengawasan Daging
Foto: Ilustrasi

Jelang Idulfitri DKPP Kota Bengkulu lakukan Pengawasan Daging yang dijual

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Menyambut Idulfitri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu akan memperketat pengawasan terhadap daging yang beredar di masyarakat, baik di pasar tradisional maupun modern. Tujuan pengawasan ini adalah DKPP Kota Bengkulu Tingkatkan Pengawasan Daging Halal Jelang Idulfitri

untuk mencegah penjualan daging yang tidak layak konsumsi, seperti daging gelonggongan, daging busuk, dan pemalsuan daging, sesuai dengan prinsip penyediaan Bahan Pangan Asal Hewan (BPAH) yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

BACA JUGA: Pengendalian Inflasi: Disperindag Kota Bengkulu Buka Pasar Murah di Setiap Kecamatan

Proses pengawasan akan dimulai dari tahap pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) Padang Serai. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat mengkonsumsi daging yang aman dan memenuhi kriteria ASUH, serta untuk mengantisipasi peredaran daging yang tidak laik konsumsi.

”Dalam waktu dekat, kami akan melakukan inspeksi lapangan untuk memeriksa kesehatan daging dan memastikan kelengkapan dokumen terkait, Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjamin distribusi daging yang aman, sehat, utuh dan halal, sebagai bentuk jaminan keamanan pangan menjelang Idul fitri,” ucap Kepala Dispangtan Adriansyah, pada Rabu (27/3/24).

BACA JUGA: BPOM Bengkulu Gencarkan Pengawasan Pangan Dalam Melindungi Kesehatan Masyarakat

Selain itu, DKPP juga akan waspada terhadap daging yang berpotensi kurang layak konsumsi, termasuk daging gelonggongan dan daging yang dicampur dengan daging celeng. Tindakan tegas akan diambil terhadap penjualan daging yang tidak memenuhi standar. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pedagang, serta menjamin rasa aman bagi masyarakat menjelang hari raya.

Untuk memastikan keamanan daging, DKPP akan memeriksa kelengkapan dokumen, termasuk surat keterangan kesehatan daging dan surat tanda bukti pembayaran retribusi RPH. Pedagang yang tidak memiliki dokumen tersebut akan ditegur. Pengawasan kualitas daging meliputi pemeriksaan organoleptik yang mencakup warna, bau, konsistensi, dan pengukuran pH daging.

BACA JUGA: Kewajiban THR Idul Fitri 2024 Maksimal H-7: Disnaker Kota Bengkulu Siapkan Posko Pengaduan

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pedagang tentang pentingnya menjual daging yang memenuhi standar kesehatan dan kehalalan, serta memberikan keamanan bagi konsumen yang akan merayakan Idulfitri. DKPP Kota Bengkulu berkomitmen untuk memastikan bahwa daging yang beredar di masyarakat aman, sehat, dan sesuai dengan syariat Islam, menjamin kepuasan dan kesehatan masyarakat.

Upaya ini menunjukkan komitmen DKPP Kota Bengkulu dalam menjaga kualitas bahan pangan asal hewan yang beredar di tengah masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idulfitri, dimana konsumsi daging meningkat. Dengan adanya pengawasan yang ketat dan sistematis, diharapkan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan pangan yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *