Gubernur Usulkan Kawasan Industri di Momentum HUT ke-57 Provinsi Bengkulu

HUT Provinsi Bengkulu ke-57
Foto: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Provinsi Bengkulu berlangsung khidmat dan meriah melalui Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (18/11/25), (Ft/Ist).

Gubernur Usulkan Kawasan Industri di Momentum HUT ke-57 Provinsi Bengkulu

Kantor-Berita.Com|| Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Provinsi Bengkulu berlangsung khidmat dan meriah melalui Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (18/11/25). Acara yang dihadiri para tokoh penting daerah ini mengangkat semangat pembangunan baru bagi Bengkulu, terutama melalui gagasan besar Gubernur Helmi Hasan terkait pembentukan Kawasan Industri Provinsi Bengkulu.

Gubernur Helmi Hasan hadir mengenakan pakaian adat Bengkulu bersama istrinya, Khairunnisa. Keduanya datang dengan cara yang unik menggunakan delman yang sekaligus menjadi simbol penghormatan pada budaya lokal dan nilai-nilai tradisi masyarakat Bengkulu. Tak hanya Helmi, Wakil Gubernur Bengkulu Mian dan istrinya, Eko Kurnia Ningsih, juga turut mendampingi dalam momentum istimewa tersebut.

||BACA JUGA: Gubernur Helmi Hasan Gandeng UNIB Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Setibanya di halaman Gedung DPRD, rombongan disambut tabuhan dhol dan atraksi silat tradisional Bengkulu. Penampilan budaya tersebut menjadi bentuk penghormatan serta penegasan bahwa identitas daerah tetap menjadi pondasi kuat dalam pembangunan Bengkulu yang tengah bergerak maju.

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi menyampaikan pesan strategis terkait langkah besar Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memasuki babak baru pembangunan ekonomi. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah melobi pemerintah pusat agar Bengkulu segera memiliki kawasan industri yang representatif dan terintegrasi.

||BACA JUGA: Helmi Hasan Lantik Elva Hartati Jadi Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu

Helmi menegaskan bahwa pembentukan kawasan industri bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan mendesak untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar 8 persen.

“Pemprov Bengkulu bersama Forkopimda, ketua dan wakil ketua DPRD, dan seluruh anggota DPRD Provinsi sedang meyakinkan pemerintah pusat. Saya sudah bersurat kepada Menteri Dalam Negeri, kepada Bapak Presiden, dan berdiskusi melalui telepon mengenai pentingnya mewujudkan kawasan industri di Provinsi Bengkulu,” Kata Helmi.

Menurutnya, Bengkulu merupakan salah satu provinsi yang hingga kini belum memiliki kawasan industri skala besar seperti provinsi lainnya. Ketertinggalan ini, kata Helmi, membuat Bengkulu sulit mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi tanpa dukungan sektor industri yang kuat.

||BACA JUGA: Helmi Hasan: Pendamping Desa Adalah Motor Inovasi Masyarakat

“Rasanya seperti mimpi di siang bolong jika ingin mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen tanpa kawasan industri. Itu mustahil,” ujar Gubernur Helmi.

Sebagai bentuk keseriusan, Gubernur Helmi Hasan mengungkapkan bahwa Pemprov Bengkulu telah melakukan pertemuan dan lobi langsung kepada Pelindo Pusat. Pemerintah meminta dukungan Pelindo dalam penyediaan lahan seluas 100 hektare untuk tahap awal pembangunan kawasan industri.

“Kami sudah berkunjung dan menyampaikan permohonan kerja sama dengan Pelindo. Mudah-mudahan apa yang kita harapkan dapat terwujud, dimulai dari penyediaan lahan 100 hektare sebagaimana kawasan industri di Medan,” tuturnya.

||BACA JUGA: 165 CPNS Pemprov Bengkulu Terima SK Pengangkatan, Helmi Hasan: Jaga Integritas dan Layani Rakyat

Lahan 100 hektare tersebut direncanakan sebagai pondasi awal sekaligus pusat pengembangan kegiatan industri, logistik, dan manufaktur yang dapat mempercepat perputaran ekonomi daerah.

Jika usulan ini disetujui, maka Bengkulu akan memiliki kawasan industri sendiri untuk pertama kalinya sejak provinsi ini terbentuk 57 tahun lalu. Helmi percaya langkah tersebut akan menciptakan lapangan pekerjaan, menarik investor, dan meningkatkan daya saing Bengkulu di kancah nasional.

Gubernur Helmi juga menekankan bahwa Bengkulu harus berani keluar dari bayang-bayang sebagai daerah pinggiran dan mulai menjadi pusat pertumbuhan baru di wilayah barat Sumatra.

||BACA JUGA: Festival Bangun Desa, Bangun Indonesia Jadi Pusat Gerakan Nasional

Menurut Helmi, sudah saatnya Bengkulu memanfaatkan potensi pelabuhan, sumber daya alam, dan geografis strategis yang dimiliki untuk menarik investor nasional hingga mancanegara. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *