Disperindag Kota Bengkulu Pastikan Harga Pangan Stabil Menjelang Idul Adha 1445 Hijriah

Harga Pangan Bengkulu
Disperindag Kota Bengkulu Pastikan Harga Pangan Stabil Menjelang Idul Adha 1445 Hijriah. (Foto/Ist).

Disperindag Kota Bengkulu Pastikan Harga Pangan Stabil Menjelang Idul Adha 1445 Hijriah

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Menjelang perayaan Idul Adha 1445 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu memastikan harga komoditas pangan di berbagai pasar di wilayah tersebut tetap stabil. Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag Kota Bengkulu, Erika Arisanti, menyatakan bahwa hingga saat ini, tidak ada fluktuasi signifikan dalam harga bahan pokok di pasar-pasar utama kota.

Erika Arisanti menjelaskan bahwa hasil pantauan di tiga pasar utama, yakni Pasar Panorama, Pasar Tradisional Modern (PTM), dan Pasar Jangkar, menunjukkan harga komoditas pangan tidak mengalami kenaikan atau penurunan yang berarti. Perbedaan harga yang ada lebih disebabkan oleh variasi biaya angkut antar pasar.

BACA JUGA: Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Bengkulu Menjelang Idul Adha 1445 H

“Menjelang Hari Raya Idul Adha di Kota Bengkulu, mudah-mudahan harga tetap aman, Berdasarkan hasil pantauan kami di tiga pasar utama, tidak terjadi kenaikan atau penurunan harga yang signifikan,” kata Erika.

Erika merinci harga komoditas pangan saat ini di Kota Bengkulu sebagai berikut:

  1. Daging ayam: Rp36.000 per kilogram
  2. Bawang merah: Rp60.000 per kilogram
  3. Bawang putih: Rp60.000 per kilogram
  4. Cabai merah keriting: Rp66.000 per kilogram
  5. Cabai rawit hijau: Rp58.000 per kilogram
  6. Telur ayam: Rp29.000 per kilogram

Menurut Erika, beberapa faktor mempengaruhi harga komoditas tersebut. Misalnya, harga bawang yang tinggi disebabkan oleh masa tanam baru yang sedang dilakukan oleh petani. Demikian pula, harga cabai dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang tidak menentu, yang berpotensi mengganggu hasil panen.

BACA JUGA: Distankan Rejang Lebong Intensif Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

“Untuk beberapa komoditas, ada faktor tertentu yang menyebabkan harga tinggi, Misalnya, bawang dan cabai, karena petani baru masuk musim tanam dan cuaca yang tidak menentu mempengaruhi hasil panen mereka,” jelas Erika.

Mendekati Idul Adha, Erika memperkirakan ada kemungkinan kenaikan harga komoditas pangan. Hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang tidak stabil, yang dapat berdampak pada produksi pertanian.

Dalam upaya mengendalikan inflasi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kota Bengkulu telah mengadakan rapat koordinasi. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah pelaksanaan operasi pasar yang akan dikoordinir oleh tim dari provinsi.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gelar Vaksinasi Sapi Qurban Cegah Virus Jembrana Menjelang Idul Adha

“Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan kota sudah melakukan rapat, Kemungkinan akan ada operasi pasar yang dikoordinir oleh tim provinsi,” sebut Erika.

Sebagai informasi, pada pelaksanaan pasar murah menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah di 20 titik, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menganggarkan dana sebesar Rp116 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga yang lebih terjangkau. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *