Dana Desa Kaur Terlambat, DPMD Sebut April Tahap Pertama Cair

Dana Desa Kaur 2025
Foto: Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa DPMD Kaur, Sislan S.Sos, (Ft/Ist).

Dana Desa Kaur Terlambat, DPMD Sebut April Tahap Pertama Cair

Kantor-Berita.Com, Kaur|| Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kaur menargetkan pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama rampung pada April 2025. Keterlambatan pencairan tahun ini disebabkan oleh peralihan kepemimpinan. Hingga menjelang libur Lebaran, baru 82 desa yang mengajukan pencairan DD dan telah diproses oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kaur. Sementara itu, 110 desa lainnya belum mengajukan karena kelengkapan administrasi belum terpenuhi.

Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa DPMD Kaur, Sislan S.Sos, menyatakan bahwa pencairan DD tahap pertama harus selesai bulan ini. Banyak kegiatan di desa yang tertunda karena DD belum cair. Jika seluruh desa menyelesaikan pengajuan bulan ini, pencairan tahap kedua pada Agustus dapat dilakukan sesuai rencana, sehingga seluruh kegiatan di pemerintahan desa bisa diselesaikan tepat waktu sebelum pergantian tahun 2025.

BACA JUGA: 23 KPM Terima BLT Dana Desa Agung Jaya Tahap I 2025, Bantu Pemenuhan Kebutuhan Ramadan

Pencairan Dana Desa tahun ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu 60 persen di tahap pertama dan 40 persen di tahap kedua. Syarat utama pencairan adalah bukti pelunasan pajak Dana Desa tahun 2024 serta kelengkapan administrasi lainnya. Setiap desa wajib mematuhi Peraturan Bupati (Perbup) yang telah dibagikan dalam format PDF ke masing-masing desa. Perbup tersebut mencakup petunjuk pelaksanaan kegiatan Dana Desa, termasuk instruksi presiden mengenai penguatan ketahanan pangan dan penyaluran BLT kepada masyarakat. Realisasi DD nanti tetap akan dilakukan pengawasan, karena ada beberapa kegiatan di desa yang harus berpedoman pada Perbup tersebut. ​

Total Dana Desa Kabupaten Kaur tahun ini mencapai Rp138.554.648.000, mengalami penurunan sekitar Rp8 miliar dibanding tahun 2024. Setiap desa menerima Dana Desa sesuai kebutuhan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Dinas PMD. Alokasi DD di tiap desa bervariasi. Desa Cinta Makmur di Kecamatan Muara Sahung menjadi penerima DD terbesar dengan pagu Rp1,2 miliar, disusul oleh Desa Muara Dua di Kecamatan Nasal sebesar lebih dari Rp1 miliar. Sementara itu, desa dengan pagu terkecil adalah Desa Senak Lungkang Kule, yakni sebesar Rp560 juta. ​

BACA JUGA: Musyawarah Desa Harapan Makmur Pra Pelaksanaan Kegiatan Fisik dari Dana Desa 2025

DPMD Kaur mengimbau seluruh kepala desa untuk segera melengkapi persyaratan administrasi agar pencairan DD tahap pertama dapat segera direalisasikan. Keterlambatan pencairan dapat menghambat pelaksanaan program pembangunan di desa. Dinas PMD berharap kepada semua Kepala Desa untuk segera melengkapi syarat pengajuan pengurusan secepatnya, karena semakin cepat pengajuan akan semakin baik dampaknya demi kelancaran pelaksanaan program pembangunan desa.

Selain itu, DPMD Kaur menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa. Setiap desa diharapkan dapat mengelola dana tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku dan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa Dana Desa benar-benar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.​

BACA JUGA: Realisasi Dana Desa Bengkulu 2025 Masih Rendah, Hanya 2,92% Tersalur Hingga Februari

Dalam upaya mempercepat proses pencairan, DPMD Kaur juga menyediakan pendampingan bagi desa-desa yang mengalami kesulitan dalam melengkapi persyaratan administrasi. Pendamping desa dan tenaga teknis dari DPMD siap membantu agar proses pengajuan dapat berjalan lancar dan sesuai jadwal yang ditetapkan.​

Masyarakat diharapkan turut serta mengawasi penggunaan Dana Desa di masing-masing desa. Partisipasi aktif dari masyarakat akan membantu memastikan bahwa dana tersebut digunakan secara efektif dan tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan desa.​ (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *