Bupati Kepahiang Monev Proyek Strategis APBD 2025
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kabupaten Kepahiang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini terlihat dari kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang dipimpin langsung oleh Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, bersama Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si, dan Sekretaris Daerah Dr. Hartono, Selasa (30/12/25).
Sejak pukul 09.00 WIB, rombongan pemerintah daerah menyusuri sejumlah lokasi proyek pembangunan strategis yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Fokus utama monev hari kedua ini mencakup sektor pelayanan kesehatan, mitigasi kebencanaan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa akses air bersih.
||BACA JUGA: Kepahiang Kembangkan Pertanian Adaptif, “Kopi Tangguh Iklim” Jadi Simbol Ketahanan Petani Lokal
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepahiang. Di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah tersebut, Bupati dan rombongan meninjau langsung pembangunan ruang operasi dan radiologi yang telah rampung.
Bupati Zurdi Nata menyampaikan bahwa RSUD Kepahiang kini memiliki tiga ruang operasi baru yang dilengkapi dengan peralatan medis modern. Menurutnya, peningkatan sarana dan prasarana ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
||BACA JUGA: Pemkab Kepahiang Dukung Peluncuran Koperasi Merah Putih sebagai Motor Ekonomi Desa
“Saat ini RSUD Kepahiang sudah memiliki tiga ruang operasi baru yang dilengkapi dengan peralatan pendukung medis. Dari sisi kelengkapan dan kualitas, peralatan ini termasuk yang terbaik di Provinsi Bengkulu,” ujar Zurdi Nata saat meninjau lokasi.
Ia menegaskan, keberadaan ruang operasi yang memadai menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah pasien yang membutuhkan tindakan medis lanjutan. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk menjalani operasi tertentu.
“Harapan kita, masyarakat Kepahiang bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas tanpa harus keluar daerah. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat,” katanya.
||BACA JUGA: Pemkab Kepahiang Intensifkan Lobi Pusat Demi Percepatan Pembangunan Daerah
Selain ruang operasi, rombongan juga meninjau ruang radiologi yang menjadi penunjang penting dalam proses diagnosis medis. Pemerintah daerah menargetkan seluruh fasilitas tersebut dapat segera dioperasikan secara optimal untuk mendukung pelayanan kesehatan yang profesional dan berstandar tinggi.
Usai dari RSUD Kepahiang, rombongan melanjutkan monev ke lokasi pembangunan pelapis tebing yang dikerjakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi risiko longsor dan erosi, terutama di wilayah yang rawan terdampak bencana alam.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur mitigasi sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana. Ia meminta agar seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan memperhatikan aspek keamanan jangka panjang.
||BACA JUGA: Bupati Kepahiang Sidak RSUD: Pastikan Pelayanan Optimal Jelang Lebaran
“Pembangunan pelapis tebing ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat. Karena itu, kualitas pekerjaan harus benar-benar dijaga,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kepahiang, lanjut Zurdi, berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran, terutama di daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Agenda monev kemudian berlanjut ke Kecamatan Seberang Musi. Di wilayah ini, pemerintah daerah meninjau pembangunan jaringan pipa saluran air bersih yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang.
||BACA JUGA: Kabar Gembira: Harga Kopi Tembus Puncak yang Mencengangkan, Cek Harganya
Bupati Zurdi Nata melihat langsung proses distribusi air bersih melalui sambungan rumah ke warga. Ia memastikan bahwa pemasangan jaringan pipa dari sumber air menuju bak penampungan hingga ke rumah-rumah warga telah berjalan sesuai perencanaan.
“Alhamdulillah, pemasangan pipa dari sumber air ke penampungan sudah selesai dan air bersih sudah disalurkan kepada warga. Semoga program ini bisa menjawab kebutuhan dasar masyarakat di Kecamatan Seberang Musi,” ujar Zurdi.
Menurutnya, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan fundamental yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Karena itu, pembangunan infrastruktur air bersih menjadi salah satu prioritas utama dalam program pembangunan Kabupaten Kepahiang. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











