Bupati Bengkulu Selatan Resmikan Groundbreaking, Preservasi 1,7 KM Jalan Dua Jalur

Preservasi Jalan
Foto: Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, melakukan titik nol (groundbreaking) pembangunan Proyek preservasi jalan sepanjang 1,7 kilometer di ruas Dua Jalur Letnan Tukiran – Raja Khalifah, Senin (1/12/25), (ft/Ist).

Bupati Bengkulu Selatan Resmikan Groundbreaking, Preservasi 1,7 KM Jalan Dua Jalur

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan resmi memulai proyek besar preservasi jalan sepanjang 1,7 kilometer di ruas Dua Jalur Letnan Tukiran – Raja Khalifah, Senin (1/12/25). Proyek yang didanai melalui Instruksi Presiden (Inpres) Preservasi Jalan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar sekaligus mendukung konektivitas wilayah.

Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, S.Sos, hadir langsung di lokasi untuk melakukan titik nol (groundbreaking) pembangunan. Kehadiran orang nomor satu di Bengkulu Selatan ini menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap pembangunan infrastruktur berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

||BACA JUGA: Ruas Jalan Ulu Manna Ditangani Pemerintah Pusat Mulai 2026

Dalam keterangannya, Bupati Rifai menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan dua jalur ini merupakan bagian dari program prioritas daerah dalam memperkuat jaringan transportasi serta memastikan mobilitas warga berjalan lebih aman dan lancar.

“Pembangunan jalan dua jalur ini sangat penting untuk mengurangi kemacetan, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Rifai.

||BACA JUGA: Bengkulu Selatan Dukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Rifai Tekankan Sinkronisasi Data

Ruas jalan Letnan Tukiran – Raja Khalifah selama ini menjadi salah satu jalur strategis yang menghubungkan pusat kota dengan kawasan pemukiman, perdagangan, dan pelayanan publik. Peningkatan kapasitas jalan diharapkan dapat membawa dampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya UMKM dan sektor logistik.

Proyek preservasi jalan sepanjang 1,7 KM ini dibiayai oleh anggaran pusat melalui program Inpres Preservasi Jalan, yang menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperbaiki dan mempertahankan kualitas jalan daerah secara berkelanjutan.

Bupati Rifai menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat ini tidak terlepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah dan DPRD Bengkulu Selatan dalam mengusulkan prioritas pembangunan.

||BACA JUGA: Bupati Rifai Tajudin dan BPKP Teken IEPK, Bengkulu Selatan Mantapkan Komitmen Antikorupsi

“Dana pembangunan ini berasal dari pusat melalui Inpres Preservasi Jalan. Namun peran DPRD sangat besar dalam mengawal dan memperjuangkan anggarannya,” tegas Rifai.

Ia menambahkan, keberhasilan mendapatkan dukungan Inpres merupakan buah dari kerja sama eksekutif dan legislatif dalam menyusun usulan pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kita berjuang bersama eksekutif dan legislatif untuk memastikan pembangunan ini masuk prioritas nasional. Ini bukti sinergi nyata untuk masyarakat Bengkulu Selatan,” lanjutnya.

||BACA JUGA: Penyegaran Birokrasi, 17 Pejabat Eselon II Bengkulu Selatan Resmi Dimutasi, Sekda Sukarni Jadi Staf Ahli

Preservasi jalan tidak hanya mencakup pengaspalan ulang, tetapi juga perbaikan struktur, drainase, dan fasilitas pendukung agar jalan memiliki umur teknis yang lebih panjang serta lebih aman digunakan.

“Saya pastikan pengawasan dilakukan sampai tuntas. Kita ingin jalan ini benar-benar memberi manfaat dan bertahan lama,” Pungkas Bupati Rifai. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *