Banjir Bandang Batu Busuk Padang, Pemprov Bengkulu Bawa Bantuan

Banjir Bandang Batu Busuk
Foto: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan (tengah) didampingi oleh Wali Kota Bengkulu, Bupati Rejang Lebong, Bupati Bengkulu Utara, dan Wakil Bupati Mukomuko, meninjau dan sekaligus memberikan bantuan Kali ini, kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, lokasi terdampak pada Jumat (12/12), (Ft/Dok).

Banjir Bandang Batu Busuk Padang, Pemprov Bengkulu Bawa Bantuan

Kantor-Berita.Com|| Bencana banjir bandang melanda wilayah Sumatera Barat. Kali ini, kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, menjadi titik terdampak terparah setelah banjir bandang menyapu pemukiman warga. Sedikitnya 123 rumah hilang dan hancur akibat derasnya arus banjir yang membawa material lumpur dan batu dari kawasan perbukitan. Situasi ini menyisakan duka mendalam bagi ratusan keluarga yang kini harus bertahan di posko pengungsian.

Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan hadir langsung meninjau lokasi terdampak pada Jumat (12/12). Kehadiran Helmi tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menunjukkan solidaritas dan empati masyarakat Bengkulu kepada warga Sumatera Barat.

||BACA JUGA: Bengkulu Kirim Donasi dan Ambulans Untuk Korban Bencana ke Sumbar

Setibanya di Batu Busuk, Gubernur Helmi Hasan langsung menyusuri jalan-jalan yang tertutup lumpur dan puing rumah warga. Ia melihat dari dekat reruntuhan bangunan yang tak lagi bisa dihuni, termasuk beberapa rumah yang hilang total tersapu banjir.

Helmi memastikan bahwa kondisi warga menjadi perhatian utama dalam kunjungannya. Ia duduk bersama warga, mendengarkan langsung keluh kesah mereka, dan menyampaikan bahwa Bengkulu ikut merasakan duka yang sama.

||BACA JUGA: Donasi Warga Bengkulu, Gubernur Helmi Salurkan Rp1 Miliar untuk Aceh

“Kami turut berduka. Bapak dan ibu harus kuat dan tabah menghadapi ujian ini,” ujar Helmi saat berbincang dengan warga yang kehilangan rumah.

Dalam peninjauan tersebut, Helmi sekaligus menyerahkan bantuan kedaruratan berupa sembako, perlengkapan harian, serta kebutuhan mendesak bagi warga yang kini tinggal di pengungsian. Ia menegaskan bahwa bantuan ini tidak seberapa dibandingkan kerugian warga, namun menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Bengkulu hadir untuk Sumatera Barat.

Di sela-sela dialog dengan masyarakat, Helmi memberi perhatian khusus terhadap nasib anak-anak yang terdampak banjir bandang. Banyak dari mereka kehilangan buku, seragam, dan perlengkapan sekolah akibat rumah mereka hancur diterjang air.

||BACA JUGA: Pemprov Bengkulu Targetkan Rp3 Miliar Bantu Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Anak-anak yang masih sekolah, insyaAllah kami bantu juga,” kata Helmi.

Ia menyampaikan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti meski bencana melanda. Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui relawan dan lembaga kemanusiaan akan membantu menyediakan kebutuhan sekolah seperti tas, buku tulis, dan perlengkapan belajar lainnya. Hal ini dilakukan agar anak-anak dapat segera kembali belajar dan menjaga semangat mereka di tengah situasi sulit.

Kunjungan Helmi ke Batu Busuk merupakan rangkaian dari agenda kemanusiaannya di Sumatera Barat. Sebelumnya, ia telah menyerahkan bantuan Rp1 miliar kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, sebagai bentuk dukungan resmi Pemerintah Provinsi Bengkulu.

||BACA JUGA: Mentan Pastikan Distribusi Logistik Dipercepat, Helikopter dan Kapal TNI AL Dikerahkan

Selain bantuan dana, Bengkulu juga mengerahkan armada ambulans “Bantu Rakyat” yang selama ini berfungsi sebagai kendaraan layanan publik di Bengkulu. Ambulans-ambulans tersebut mengantar paket bantuan langsung ke titik-titik terdampak, termasuk wilayah yang sulit dijangkau akibat kerusakan jalan.

“Kami ingin memastikan bantuan dari masyarakat Bengkulu benar-benar sampai di tempat yang membutuhkan,” tegas Helmi.

Dalam kunjungan ini, Helmi Hasan tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh Wali Kota Bengkulu, Bupati Rejang Lebong, Bupati Bengkulu Utara, dan Wakil Bupati Mukomuko. Kehadiran para kepala daerah tersebut memperlihatkan kekuatan solidaritas antardaerah di Pulau Sumatera.

||BACA JUGA: Tabligh Akbar, Bengkulu Galang Donasi Korban Bencana Terkumpul Rp4,3 Miliar

Para kepala daerah turut menyapa warga, meninjau lokasi yang rusak parah, dan memberikan dukungan moral kepada para pengungsi. Kunjungan ini menjadi pesan kuat bahwa bencana yang terjadi di Sumatera Barat adalah duka bersama yang harus ditanggapi secara kolektif.

“Sumbar dan Bengkulu adalah saudara. Kami akan selalu bersama saudara-saudara di sini,” ujar Helmi. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *