Apel Akhir Tahun, Sebanyak 41 ASN Kota Bengkulu Menerima Penghargaan
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota Bengkulu menutup tahun 2025 dengan memperkuat komitmen peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN). Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing memimpin Apel Gabungan Akhir Tahun 2025 yang diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, Senin (29/12/25).
Apel yang berlangsung di Halaman Pendopo Merah Putih itu menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi kinerja birokrasi sepanjang tahun 2025. Ribuan ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) hadir sejak pagi.
||BACA JUGA: Haru, Pemkot Bengkulu Lepas Puluhan ASN Purna Tugas Memasuki BUP
Dalam amanatnya, Wali Kota Dedy Wahyudi menekankan pentingnya perubahan pola kerja ASN agar semakin adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Ia menegaskan bahwa birokrasi modern menuntut aparatur yang tidak hanya bekerja rutin, tetapi juga mampu berinovasi dan memiliki inisiatif tinggi.
“ASN Kota Bengkulu harus kerja keras, kerja cerdas, dan bekerja dengan hati. Kita tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja. Tantangan masyarakat semakin besar dan tuntutan pelayanan publik semakin tinggi,” ujar Dedy di hadapan peserta apel.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi Dorong Mahasiswa KKN Tematik Unived Hadirkan Solusi Nyata
Menurut Dedy, kunci keberhasilan pembangunan daerah terletak pada kualitas sumber daya manusia aparatur. Ia mengingatkan bahwa seluruh program pemerintah, sebaik apa pun perencanaannya, tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan ASN yang profesional dan mencintai pekerjaannya.
Ia juga menegaskan bahwa ASN bukan sekadar pelaksana administrasi, melainkan ujung tombak pelayanan publik yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, sikap ramah, responsif, dan solutif harus menjadi budaya kerja yang melekat di setiap instansi.
“ASN harus menjadi teladan. Bukan hanya disiplin, tetapi juga berintegritas, inovatif, dan mampu memberikan solusi bagi persoalan masyarakat,” kata Dedy.
||BACA JUGA: Dari Sadesahe hingga Sapo Suruh, Dedy Wahyudi Bangun Ketahanan dan Kemandirian Warga
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bengkulu juga mengapresiasi kinerja ASN sepanjang tahun 2025 yang dinilainya menunjukkan peningkatan di berbagai sektor pelayanan. Ia menyebut sejumlah program prioritas Pemkot Bengkulu dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama lintas OPD dan komitmen aparatur.
Namun demikian, Dedy mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat ASN berpuas diri. Ia meminta seluruh jajaran untuk menjadikan akhir tahun sebagai titik evaluasi guna memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun 2026.
“Evaluasi itu penting. Kita harus jujur melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu diperbaiki. Tahun depan, target kita harus lebih tinggi,” tegas Dedy.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi: Dana Transfer Berkurang, Tapi Pelayanan Publik Tidak Boleh Turun
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja aparatur, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memberikan penghargaan kepada ASN berprestasi dalam apel tersebut.
Sebanyak 41 ASN dari berbagai OPD menerima penghargaan atas kinerja, inovasi, dan dedikasi yang dinilai menonjol sepanjang tahun 2025. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi ASN lain untuk terus meningkatkan kualitas kerja.
Dari jumlah tersebut, tiga ASN mendapatkan penghargaan khusus berupa hadiah ibadah umrah gratis dengan nilai masing-masing mencapai Rp40 juta. Pemberian hadiah umrah ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi dari Pemerintah Kota Bengkulu atas pengabdian dan prestasi luar biasa yang ditunjukkan para aparatur.
||BACA JUGA: Evaluasi Akhir Tahun, Gubernur Apresiasi Kinerja OPD Bengkulu Sepanjang 2025
Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa sistem penghargaan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja berbasis kinerja dan prestasi. Menurutnya, ASN yang bekerja dengan baik dan menunjukkan dedikasi tinggi harus mendapatkan penghargaan yang layak.
“Kita ingin menciptakan iklim kerja yang adil dan kompetitif. Siapa yang berprestasi, kita beri penghargaan. Ini bukan sekadar hadiah, tetapi bentuk penghormatan atas kerja keras dan loyalitas ASN,” ujarnya.
Ia berharap, sistem apresiasi tersebut dapat mendorong semangat ASN untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dedy juga menegaskan bahwa Pemkot Bengkulu akan terus memperkuat sistem penilaian kinerja yang objektif dan transparan.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Bentuk Tim Khusus Tindak Lanjut BPK
Selain memberikan penghargaan, apel gabungan akhir tahun ini juga menjadi sarana konsolidasi internal birokrasi. Pemerintah Kota Bengkulu ingin memastikan bahwa seluruh ASN memiliki visi dan arah yang sama dalam menjalankan program pembangunan daerah.
Dedy menekankan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun penting bagi Kota Bengkulu, dengan berbagai agenda pembangunan yang membutuhkan dukungan penuh aparatur. Oleh karena itu, ia meminta ASN untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan koordinasi antarlembaga.
“Tidak ada OPD yang bekerja sendiri. Semua harus saling mendukung. Jika kita solid, pelayanan publik akan semakin baik dan masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah,” katanya.
||BACA JUGA: Walikota Dedy Gelar Exit Meeting Perkuat Tindak Lanjut BPK
Menutup arahannya, Wali Kota Bengkulu mengajak seluruh ASN untuk menyambut tahun 2026 dengan semangat baru, etos kerja yang lebih kuat, dan komitmen melayani masyarakat secara maksimal.
“Jadikan pekerjaan ini sebagai ladang pengabdian. Jika kita bekerja dengan ikhlas dan profesional, insyaallah Kota Bengkulu akan semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkas Dedy. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











