Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran irigasi atau drainase di belakang kawasan permukiman warga. Infrastruktur tersebut dinilai sangat mendesak untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi.
Harapan itu disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sukaraja, Limardani, yang menilai kondisi aliran air di belakang rumah-rumah penduduk semakin membutuhkan penanganan permanen. Menurutnya, debit air yang cukup besar saat musim hujan sering meluap karena belum didukung saluran yang memadai, sehingga menggenangi halaman bahkan masuk ke beberapa rumah warga.
||BACA JUGA: Pemdes Sukaraja Gelar Musyawarah RKPDes 2026
Ia menjelaskan bahwa persoalan tersebut telah menjadi perhatian pemerintah desa dalam beberapa tahun terakhir. Meski masyarakat terus berupaya melakukan pembersihan saluran secara gotong royong, langkah tersebut belum mampu menjadi solusi jangka panjang karena kapasitas aliran air jauh lebih besar dibandingkan kondisi saluran yang ada.
“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah untuk membantu pembangunan saluran irigasi atau drainase yang permanen di belakang permukiman warga. Infrastruktur ini sangat dibutuhkan agar aliran air dapat mengalir dengan baik dan tidak lagi menyebabkan banjir ketika hujan deras mengguyur wilayah Desa Sukaraja,” ujar Limardani, Kepada Jurnalis Kantor-Berita.Com, Senin (06/07/26).
||BACA JUGA: Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid
Menurutnya, pembangunan saluran air tidak hanya bertujuan mengurangi genangan, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya melindungi keselamatan masyarakat, menjaga lingkungan, dan mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.
Setiap kali hujan turun dalam durasi yang cukup lama, warga di sekitar aliran air harus meningkatkan kewaspadaan. Debit air yang meningkat dengan cepat sering kali menyebabkan saluran yang ada tidak mampu menampung seluruh aliran, sehingga air meluap ke lingkungan permukiman.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak fasilitas umum, halaman rumah, serta lahan pekarangan milik warga.
||BACA JUGA: Pemdes Sukaraja Perkuat Penerangan Fasilitas Umum dengan Pasang Lampu Jalan
Menurut Limardani, apabila pembangunan saluran irigasi dapat direalisasikan, maka risiko banjir dapat ditekan secara signifikan karena air akan mengalir lebih lancar menuju jalur pembuangan yang telah dirancang.
“Selama ini masyarakat selalu bergotong royong membersihkan saluran ketika memasuki musim hujan. Namun, karena kapasitas saluran masih terbatas, upaya tersebut belum mampu mengatasi persoalan secara menyeluruh. Dibutuhkan pembangunan yang permanen agar masalah ini dapat diselesaikan,” katanya.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Desa Sukaraja terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait agar kebutuhan pembangunan saluran irigasi dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan.
||BACA JUGA: BPBD Pasang Rambu Longsor di Seginim, Warga Diminta Waspada
Menurut Limardani, pemerintah desa telah mengidentifikasi lokasi yang membutuhkan penanganan prioritas sehingga apabila program pembangunan direalisasikan, pelaksanaannya dapat segera dilakukan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah desa siap mendukung seluruh proses yang diperlukan, mulai dari penyediaan data, koordinasi dengan masyarakat, hingga pengawasan pelaksanaan pembangunan.
“Kami berharap usulan ini dapat menjadi perhatian bersama. Pembangunan saluran irigasi bukan hanya untuk kepentingan hari ini, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang agar masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
||BACA JUGA: Hasil Bumi Melimpah, Warga Kecamatan Seginim Terganjal Infrastruktur Rusak
Harapan pemerintah desa mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Salah satu Warga (Iwan) menilai pembangunan saluran irigasi akan memberikan manfaat besar karena selama ini mereka menjadi pihak yang paling merasakan dampak ketika banjir terjadi.
Beberapa warga mengaku harus membersihkan rumah dan halaman setelah air meluap akibat hujan deras. Meski genangan tidak selalu berlangsung lama, kondisi tersebut tetap mengganggu aktivitas dan menimbulkan kerugian.
Karena itu, masyarakat berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi melalui pembangunan infrastruktur pengendali air yang lebih memadai.
Menurut warga, pembangunan saluran permanen juga akan memberikan rasa aman, terutama bagi keluarga yang tinggal di dekat aliran air. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Erwan
ADV











