Program Cetak Sawah Rakyat Seluma 2026 Resmi Dimulai, 50,3 Hektare Lahan Baru
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kabupaten Seluma bersama Kodim 0425 Seluma resmi memulai kegiatan tanam perdana Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2026 di Desa Air Keruh, Kecamatan Ulu Talo, Kamis (15/1/2026). Program strategis ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperluas lahan pertanian produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi sektor pertanian Seluma yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Dengan memanfaatkan potensi lahan desa yang masih luas, pemerintah berharap program ini dapat melahirkan sentra-sentra baru produksi pangan, khususnya padi, untuk menekan ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
||BACA JUGA: Gubernur Berkantor di Pulau Enggano: Bagikan Sembako dan Luncurkan Program Cetak Sawah
Program CSR Tahun 2026 mencakup perluasan lahan baru seluas 50,3 hektare yang tersebar di sejumlah titik di Kabupaten Seluma. Lahan tersebut dipersiapkan untuk diolah menjadi sawah produktif melalui pendampingan pemerintah, TNI, dan kelompok tani setempat.
Selain pengolahan lahan, pelaksanaan CSR juga melibatkan pemberdayaan masyarakat secara langsung. Petani dan pemilik lahan dilibatkan dalam setiap tahap, mulai dari pembukaan lahan, penanaman, hingga pengelolaan air irigasi dan panen. Hal ini diharapkan dapat menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama terhadap keberlanjutan program.
||BACA JUGA: Seluma Siap Sukseskan Cetak Sawah Rakyat dan Swasembada Pangan Bengkulu
Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, yang hadir mewakili Bupati Seluma, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan kemandirian pangan.
“Program Cetak Sawah Rakyat adalah wujud nyata upaya pemerintah daerah mendorong peningkatan produksi pertanian sekaligus memastikan ketahanan pangan di tingkat lokal. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Deddy Ramdhani.
Di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga pangan, pemerintah Kabupaten Seluma menilai upaya memperluas lahan produktif menjadi langkah penting untuk mengantisipasi berbagai risiko krisis pangan. Dengan adanya CSR, pemerintah berharap pasokan beras dan hasil pertanian lainnya tetap terjaga, bahkan mampu menciptakan surplus produksi.
||BACA JUGA: Dinas Pertanian Mukomuko Sosialisasikan Program Cetak Sawah Baru untuk Ketahanan Pangan 2025
Deddy Ramdhani menambahkan, program ini selaras dengan kebijakan nasional yang mengedepankan penguatan ketahanan pangan dari daerah.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program akan sangat ditentukan oleh kolaborasi antarsektor, baik pemerintah, TNI, petani, maupun OPD terkait. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diminta bekerja secara terpadu agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kegiatan tanam perdana dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0425 Seluma, Letkol Kav Yuliansyah, S.Hub.Int. Dalam arahannya, ia menegaskan komitmen TNI untuk ikut mengawal dan mendampingi program CSR sejak tahap awal hingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
||BACA JUGA: Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemkab Seluma Ajukan 235 Ha Cetak Lahan Sawah Baru
“Ini adalah bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kodim 0425 Seluma siap mendampingi, mengawal, dan memastikan pelaksanaan program berjalan optimal serta berkelanjutan,” tegas Yuliansyah.
Keterlibatan TNI bukan hal baru dalam sektor pertanian. Selama ini, jajaran TNI di berbagai daerah juga melakukan pendampingan kepada petani, mulai dari pengolahan lahan hingga distribusi hasil panen. Pendekatan tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mempercepat proses pembukaan lahan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Rego











