Jalan Sentra Produksi Desa Sukaraja Diperbaiki, Akses Petani Lancar
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, terus memperkuat pembangunan infrastruktur desa guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah peningkatan jalan sentra produksi di wilayah hamparan Aur Sakti, Ulu Dusun Sukaraja. Pembangunan infrastruktur tersebut dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Peningkatan jalan sentra produksi ini menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Desa Sukaraja dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mempermudah akses masyarakat, khususnya para petani, dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Jalan tersebut selama ini menjadi jalur utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
||BACA JUGA: Warga Dusun Baru Desak Pemkab Bengkulu Selatan Bangun Jembatan Permanen Penghubung Desa
Kepala Desa Sukaraja, Limardani, menyampaikan bahwa pembangunan jalan sentra produksi merupakan hasil musyawarah desa yang telah disepakati bersama masyarakat. Menurutnya, perbaikan infrastruktur dasar menjadi kebutuhan mendesak demi menunjang produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.
“Peningkatan jalan sentra produksi ini kami laksanakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama para petani. Jalan yang baik akan memperlancar distribusi hasil panen dan menekan biaya angkut,” ujar Limardani saat memberikan keterangan pada Minggu (2/11/25).
||BACA JUGA: Bengkulu Selatan Luncurkan 142 Koperasi Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa
Ia menjelaskan, sebelum dilakukan peningkatan, kondisi jalan di kawasan Aur Sakti Ulu cukup memprihatinkan. Pada musim hujan, jalan sering berlumpur dan sulit dilalui kendaraan, sehingga menghambat aktivitas warga. Kondisi tersebut kerap berdampak pada keterlambatan distribusi hasil pertanian dan menurunkan nilai jual produk.
Melalui pemanfaatan Dana Desa 2025, Pemerintah Desa Sukaraja berupaya memperbaiki kondisi tersebut secara bertahap dan terencana. Limardani menegaskan, penggunaan Dana Desa dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami memastikan setiap tahapan pembangunan dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan masyarakat. Dana Desa ini kami kelola sebaik mungkin agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” kata Limardani.
||BACA JUGA: Kepala Desa Padang Lebar Bengkulu Selatan Keluhkan Kondisi Infrastruktur
Peningkatan jalan sentra produksi ini mencakup perataan badan jalan, penguatan struktur, serta peningkatan kualitas permukaan agar lebih tahan terhadap cuaca dan beban kendaraan. Pemerintah desa juga memperhatikan aspek keberlanjutan, sehingga jalan yang dibangun dapat digunakan dalam jangka panjang.
Selain mendukung sektor pertanian, keberadaan jalan sentra produksi yang memadai juga diharapkan dapat membuka akses menuju potensi ekonomi lainnya, seperti perkebunan dan usaha mikro milik warga. Dengan infrastruktur yang lebih baik, masyarakat diharapkan lebih mudah mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.
Limardani menilai, pembangunan infrastruktur desa memiliki dampak ganda. Selain memberikan manfaat langsung berupa akses jalan yang layak, pembangunan juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru dan memperkuat daya saing desa.
||BACA JUGA: Desa Wisata Kungkai Baru Jadi Inspirasi Pengembangan Pariwisata Bengkulu
“Jalan yang baik bukan hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi. Warga bisa lebih leluasa membawa hasil panen, dan usaha kecil pun bisa berkembang,” ujarnya. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Erwan
ADV











