Jembatan Kembar Kota Bengkulu Akan Disulap Jadi Ruang Publik Modern
Kantor-Berita.Com|| Kawasan Jembatan Kembar yang menghubungkan Kelurahan Rawa Makmur dan Kelurahan Kampung Kelawi, Kota Bengkulu, akan segera berubah wajah. Selama bertahun-tahun dikenal kusam dan sering menjadi tempat pembuangan sampah liar, kini kawasan tersebut tengah disulap menjadi ruang publik yang indah, terang, dan modern atas inisiatif langsung Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu mempercantik wajah kota sekaligus menata ulang kawasan strategis agar memiliki nilai estetika dan sosial yang lebih tinggi.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Matangkan Data, Ratusan Ruas Jalan Diperbaiki 2026
Tidak tinggal diam di balik meja, Wali Kota Dedy Wahyudi turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi kawasan jembatan tersebut, Ia menginstruksikan kepada jajaran dinas terkait untuk segera melakukan penataan ulang secara menyeluruh.
“Nanti kita pasang CCTV juga, kasih penerangan lampu supaya terang di sini. Selain hiasan, lampu ini juga bermanfaat untuk umum. Jadi ini akan jadi tempat nongkrong, bukan tempat orang buang sampah,” tutur Dedy.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi Masuk 25 Kepala Daerah Terpilih Ikuti KPPD Kemendagri–NUS
Wali Kota yang dikenal energik itu juga menegaskan bahwa dirinya ingin mengubah stigma negatif masyarakat terhadap kawasan tersebut. Menurutnya, jembatan yang seharusnya menjadi jalur penghubung vital itu harus tampil bersih, aman, dan menarik bagi warga maupun pengendara yang melintas.
Untuk mewujudkan transformasi besar ini, Dedy melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diberi mandat melakukan pengecatan ulang jembatan yang warnanya telah pudar dan kusam. Dinas Perhubungan (Dishub) bertugas memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) serta lampu hias untuk mempercantik tampilan malam hari.
Tak hanya itu, pemerintah juga menggerakkan peran masyarakat. Para Lurah dan RT/RW diminta untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong warga. Melalui kolaborasi ini, pembersihan semak belukar dan tumpukan sampah di sekitar area jembatan telah dilakukan beberapa hari sebelumnya, dan akan dilanjutkan pada akhir pekan mendatang.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Rotasi 7 Pejabat Eselon II, Perkuat Struktur Birokrasi
“Kita ingin Kota Bengkulu punya banyak ruang publik yang bisa dinikmati semua kalangan. Tapi semua itu harus dijaga bersama. Kalau ada yang membuang sampah sembarangan, ingatkan dengan cara baik. Ini kota kita, wajah kita bersama,” ujarnya
Dedy berharap masyarakat sekitar tidak hanya menikmati hasil penataan, tetapi juga ikut menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan agar kawasan tersebut tidak kembali kumuh.
Rencana penataan Jembatan Kembar tidak dilakukan asal-asalan. Pemerintah Kota Bengkulu menyiapkan konsep ruang publik multifungsi, yang menggabungkan aspek estetika, keamanan, dan kenyamanan warga.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Pangkas Perjalanan Dinas Demi Efisiensi Anggaran
Kawasan ini nantinya akan dilengkapi dengan Lampu hias berwarna untuk memperindah tampilan malam hari, Penerangan jalan umum berdaya tinggi untuk memastikan keamanan pengguna jalan, Kamera pengawas (CCTV) di beberapa titik strategis untuk mengantisipasi tindakan vandalisme dan menjaga ketertiban dan Area pedestrian yang bersih dan rapi agar warga dapat berjalan santai atau berswafoto.
Konsep ini diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas sosial masyarakat, terutama anak muda yang kini gemar mencari tempat bersantai dan bersosialisasi di ruang terbuka. Dengan wajah baru yang lebih modern, Jembatan Kembar bisa menjadi destinasi rekreasi ringan di tengah kota. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











