Pemkot Bengkulu Matangkan Data, Ratusan Ruas Jalan Diperbaiki 2026

Pengaspalan Jalan
Foto: Pemkot Bengkulu Matangkan Data, Ratusan Ruas Jalan Diperbaiki 2026, (Ft/Dok).

Pemkot Bengkulu Matangkan Data, Ratusan Ruas Jalan Diperbaiki 2026

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah mematangkan rencana besar untuk memperbaiki dan mengaspal ratusan ruas jalan pada tahun 2026 mendatang. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota.

Langkah tersebut menandai keseriusan Pemkot Bengkulu dalam mewujudkan janji pembangunan yang berorientasi pada kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat. Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu melalui Subkoordinator Jalan dan Jembatan, Yosep Akmal, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah menyusun data rinci terkait ruas jalan yang akan menjadi prioritas pengaspalan tahun depan.

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Pangkas Perjalanan Dinas Demi Efisiensi Anggaran

“Data-data jalan yang masuk sedang kami verifikasi dan susun ulang. Berdasarkan estimasi awal, ada sekitar seratus ruas jalan yang akan kita tangani pada tahun 2026,” ujar Yosep Akmal, Rabu (5/11/25).

Menurut Yosep, proses penyusunan data tersebut menjadi tahapan krusial untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Setiap usulan yang masuk, baik dari masyarakat, kelurahan, maupun kecamatan, akan dipetakan berdasarkan skala prioritas, tingkat kerusakan, serta urgensi manfaatnya bagi publik.

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Rotasi 7 Pejabat Eselon II, Perkuat Struktur Birokrasi

“Kami ingin memastikan bahwa setiap dana yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak. Karena itu, tahap verifikasi dan penetapan prioritas menjadi sangat penting sebelum proyek dijalankan,” tegasnya.

Program pengaspalan ini tidak hanya fokus pada jalan utama atau poros kota, tetapi juga menyentuh jalan-jalan lingkungan di perumahan yang menjadi akses penting bagi warga. Dengan cara ini, Pemkot Bengkulu berharap mobilitas masyarakat bisa semakin lancar dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah dapat meningkat.

“Banyak permintaan dari masyarakat agar jalan di lingkungan mereka segera diperbaiki. Kami akan berupaya agar seluruh ruas yang kondisinya rusak berat bisa mendapat perhatian bertahap,” tambah Yosep.

||BACA JUGA: Dinas PUPR Kota Bengkulu Gercep Perbaiki Jembatan Kayu di Padang Serai untuk Pulihkan Infrastruktur

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil akhir pendataan. Setelah proses verifikasi selesai, Pemkot Bengkulu akan merilis daftar resmi nama-nama jalan yang masuk dalam daftar prioritas pengaspalan tahun 2026.

“Begitu data final rampung, kita langsung masukkan dalam rencana kerja dan laksanakan tahun depan agar fasilitas publik semakin baik dan nyaman dilalui warga,” ujar Yosep.

Rencana pengaspalan ratusan ruas jalan ini merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Bengkulu, yakni Program 1.000 Jalan Mulus. Program ini menjadi simbol komitmen kuat Walikota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, SE, MM, dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing dalam membangun infrastruktur yang merata dan berkelanjutan.

||BACA JUGA: Dinas PUPR Kota Bengkulu Bersihkan Pantai Pasar Bengkulu dan Kota Tuo Sambut Tahun Baru 2025

Program 1.000 Jalan Mulus bertujuan untuk memperbaiki kondisi infrastruktur jalan baik di kawasan permukiman, jalan poros penghubung antarwilayah, hingga akses menuju fasilitas publik. Dengan keterbatasan anggaran, program ini dilaksanakan secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir dan telah menunjukkan hasil nyata di sejumlah titik.

Hingga akhir tahun 2025, tercatat lebih dari 27 titik jalan lingkungan telah selesai diaspal melalui kolaborasi antara Dinas PUPR dan berbagai pihak terkait. Selain jalan, Pemkot Bengkulu juga terus melakukan perbaikan drainase, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), serta pembenahan trotoar untuk mempercantik wajah kota.

“Program ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi untuk menciptakan kota yang aman, nyaman, dan produktif. Jalan yang baik berarti pergerakan ekonomi masyarakat akan semakin lancar,” Tutup Yosep. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *