Pemerintah Pusat Tinjau Program MBG di Bengkulu, Tony Elfian: Anak-Anak Harus Tumbuh Sehat dan Cerdas
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah terus menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional era Presiden Prabowo Subianto. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Bengkulu, Tony Elfian, bersama Tim Pemantauan/Peninjauan Lapangan dari Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia, melakukan kunjungan lapangan ke SMP Negeri 18 Kota Bengkulu, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan bahwa pelaksanaan program MBG di daerah berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengentaskan stunting, kekurangan gizi, serta meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak Indonesia.
||BACA JUGA: Daerah Protes Pemotongan TKD: APPSI Minta Keadilan Fiskal, Bengkulu Terdampak Rp347 Miliar
Dalam kesempatan tersebut, Tony Elfian menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di sekolah berjalan lancar dan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana proses penyaluran makanan bergizi kepada para siswa di sekolah. Dari hasil pantauan sementara, pelaksanaan di SMP Negeri 18 berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari siswa maupun guru,” ujar Tony Elfian.
||BACA JUGA: Komisi IV DPRD Bengkulu Minta Manajemen Bank Bengkulu Lakukan Evaluasi Objektif atas PHK 88 Karyawan
Ia menambahkan, selain memantau teknis pembagian makanan, pihaknya juga memastikan bahwa menu yang disajikan memenuhi standar gizi seimbang, termasuk kandungan protein, karbohidrat, sayur, dan buah.
“Tujuan utama dari program ini bukan sekadar memberikan makanan gratis, tetapi memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh sehat dan cerdas,” jelasnya.
Kota Bengkulu menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan program MBG. Pemerintah pusat menilai, daerah ini memiliki potensi besar untuk sukses menjalankan program tersebut karena dukungan penuh dari pemerintah daerah dan tingginya partisipasi sekolah.
||BACA JUGA: Bappenas Resmi Luncurkan Master Plan Produktivitas Nasional 2025–2029, Tonggak Menuju Indonesia Emas 2045
Pj Sekda Tony Elfian menjelaskan, Pemkot Bengkulu berkomitmen penuh dalam mendukung kebijakan nasional ini dengan menyiapkan mekanisme pendistribusian makanan, monitoring mutu gizi, dan pengawasan lapangan secara rutin.
“Pemerintah Kota Bengkulu bersama dinas terkait seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan sudah berkoordinasi untuk memastikan program ini berjalan optimal. Setiap sekolah penerima MBG wajib memiliki tim pengawas agar pelaksanaan di lapangan benar-benar sesuai dengan standar,” kata Tony.
Menurutnya, para siswa SMP Negeri 18 Bengkulu tampak antusias menerima program tersebut. “Anak-anak terlihat senang. Mereka bukan hanya menikmati makanan sehat, tetapi juga belajar tentang pentingnya gizi dan pola makan seimbang,” tambahnya.
||BACA JUGA: Bupati Letakkan Batu Pertama Opla Non Rawah, Pemkab Seluma Perkuat Modernisasi Pertanian
Kunjungan Tim Pemantauan dari Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) ke Bengkulu juga memiliki misi penting. Tim tersebut melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan efektivitas, akuntabilitas, serta tata kelola program MBG di lapangan.
Menurut perwakilan tim Setneg, evaluasi dilakukan agar setiap tahap pelaksanaan mulai dari distribusi bahan makanan, penyusunan menu, hingga pendataan penerima manfaat dapat berjalan secara transparan dan terukur. (**)











