Pemprov Bengkulu dan Kemnaker Sepakat Alihkan BLK Bengkulu Jadi UPTP Didukung Bank Dunia
Kantor-Berita.Com, Bengkulu|| Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) menggelar rapat koordinasi penting terkait rencana pengalihan status Balai Latihan Kerja (BLK) Bengkulu dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) menjadi Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP).
Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Merah Putih Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (22/8/25). Hadir dalam pertemuan itu Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Firmanuddin beserta rombongan, perwakilan Bank Dunia, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, serta sejumlah pejabat dari Disnakertrans, Inspektorat, BKD, dan BKAD Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA: SMA Boarding Garuda Akan Dibangun di Bengkulu Mulai 2026
Dalam sambutannya, Pj Sekda Herwan Antoni menyampaikan apresiasi besar atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan BLK di Bengkulu.
“Atas nama Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian, kami mengucapkan terima kasih serta selamat datang. Pemprov Bengkulu menyambut baik proses pengalihan BLK ini. Harapannya, seluruh sumber daya manusia kita dapat diberdayakan oleh Kemenaker, sehingga potensi tenaga kerja Bengkulu bisa terserap optimal,” ujar Herwan.
BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Percepat Pembangunan Kolam Retensi 11,4 Hektare untuk Atasi Banjir
Menurut Herwan, pengalihan BLK menjadi UPTP akan memperkuat posisi Bengkulu dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten sesuai kebutuhan pasar kerja. Dengan begitu, masyarakat Bengkulu akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pelatihan berkualitas dan kesempatan kerja yang luas.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmen penuh untuk mendukung kelancaran proses pengalihan BLK menjadi UPTP.
“Pemprov Bengkulu siap menyelesaikan semua kebutuhan administratif agar program ini berjalan sukses. Kami berharap ke depan, pendidikan vokasi di Bengkulu memiliki standar nasional bahkan internasional,” tegas Herwan Antoni.
BACA JUGA: Pemkab Seluma Persiapan Adipura 2025, Fokus Tingkatkan Tata Kelola Sampah
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Firmanuddin menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat keberadaan BLK Bengkulu.
“Ini lebih pada masalah administratif. Untuk BLK Bengkulu sendiri sudah ada investasi sekitar Rp14 miliar dalam bentuk pembangunan gedung, dan investasi itu akan terus ditambah. Ke depan, dukungan bukan hanya dari sisi fisik bangunan, tetapi juga peralatan, jurusan pelatihan, hingga manajemen pengelolaan,” jelas Firmanuddin.
Ia optimis, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, BLK Bengkulu bisa menjadi pusat pelatihan kerja yang berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di level nasional.
BACA JUGA: Wabup Bengkulu Selatan Sambut Dokter Internsip PIDI III, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
Tidak hanya pemerintah pusat, dukungan juga datang dari Bank Dunia. Perwakilannya, Vetra, menegaskan kesiapan lembaga internasional itu untuk membantu peningkatan kualitas BLK Bengkulu.
“Bank Dunia siap mendukung rekonstruksi peralatan pelatihan sesuai kebutuhan industri modern. Kami juga akan membantu peningkatan kompetensi instruktur dengan standar sertifikasi internasional. Kami berharap proses ini bisa dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tegas Vetra.
Menurutnya, percepatan modernisasi BLK sangat penting agar lulusan pelatihan benar-benar mampu bersaing di pasar kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











