Pemerintah Bengkulu Selatan Beri Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Desa Air Kemang

Bantuan masa panik korban kebakaran
Foto: Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Sukarni, menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban kebakaran di Desa Air Kemang, Kecamatan Pino Raya pada Senin (06/01/25), (Ft/Ist).

Pemerintah Bengkulu Selatan Beri Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Desa Air Kemang

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU SELATAN|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban kebakaran di Desa Air Kemang, Kecamatan Pino Raya. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Sukarni, S.P., M.Si., pada Senin (06/01/25), sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada warga yang sedang mengalami musibah.

Bantuan ini diberikan kepada keluarga Ibu Nurhayati, salah satu korban kebakaran yang hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) akibat luka-luka yang dideritanya. Penyerahan bantuan dilakukan melalui koordinasi Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Selatan.

BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Selatan Lakukan Penataan Tenaga Non-ASN untuk Pelayanan Publik Efektif

Sekretaris Daerah, Sukarni, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban. Ia juga menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian bersama dalam menghadapi situasi sulit seperti ini.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban, Bantuan ini mungkin tidak bisa sepenuhnya menggantikan apa yang hilang, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan beban mereka,” ujar Sukarni.

BACA JUGA: Konsultasi Publik II KLHS untuk RPJMD Bengkulu Selatan 2024: Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Dalam kesempatan tersebut, Sukarni juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, Ia menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran masyarakat dalam mencegah musibah serupa terjadi di masa mendatang.

“Kebakaran sering kali terjadi karena hal-hal yang sebenarnya dapat dicegah, Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati, terutama dalam penggunaan barang-barang yang berpotensi memicu kebakaran seperti obat nyamuk bakar, lilin, atau peralatan listrik,” tambahnya.

Proses penyerahan bantuan ini didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Sosial, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, serta Camat Pino Raya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA: Rakor TPID Bengkulu Selatan 2024: Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Nataru 2025

Kepala Dinas Sosial menyampaikan bahwa bantuan masa panik yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar, seperti bahan makanan, perlengkapan tidur, dan kebutuhan lainnya yang diperlukan korban dalam situasi darurat.

“Bantuan ini dirancang untuk memberikan dukungan langsung bagi keluarga korban, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan,” jelas Kepala Dinas Sosial.

BACA JUGA: Harga Pupuk Subsidi Melonjak, Petani Padi Bengkulu Selatan Menjerit

Kebakaran yang menimpa keluarga Ibu Nurhayati terjadi pada dini hari, sekitar pukul 01.06 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang digunakan di dalam rumah. Dalam waktu singkat, api menyebar dan menghanguskan sebagian besar rumah korban.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, Ibu Nurhayati mengalami luka bakar serius sehingga harus segera dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mencegah kebakaran, terutama yang disebabkan oleh faktor kelalaian. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Iqbal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *