Rakor TPID Bengkulu Selatan 2024: Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Nataru 2025

Rakor TPID Bengkulu Selatan 2024
Foto: Tim Pengendalian Inflasi Daerah Bengkulu Selatan Menggelar Rakor High Level Meeting (HLM) Semester II Tahun 2024, mempersiapkan kebutuhan jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), rakor Berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, pada Selasa, (17/12/24), (Ft/Ist).

Rakor TPID Bengkulu Selatan 2024: Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Nataru 2025

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU SELATAN|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bengkulu Selatan Semester II Tahun 2024, berbagai langkah strategis dirumuskan untuk mengendalikan inflasi sekaligus mempersiapkan kebutuhan jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Rakor TPID ini digelar pada Selasa, (17/12/24), di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Sukarni Dunip SP, M.Si, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu, Asisten II Setda Bengkulu Selatan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kepala OPD, dan pimpinan Bank BUMN dan BUMD.

BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Tengah Hadiri Rakor TPID dan TP2DD Tahun 2023, Sekaligus Penandatangan MoU Antar Daerah

Rapat ini bertujuan untuk mengkaji dan mengevaluasi kinerja TPID sepanjang tahun 2024, sembari merancang strategi baru untuk meningkatkan efektivitas program TPID pada tahun 2025. Selain itu, rakor ini juga diarahkan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan menjelang perayaan Nataru.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Sukarni Dunip menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mengatasi permasalahan inflasi. Ia mengutip arahan Menteri Dalam Negeri yang menyebutkan bahwa inflasi adalah tanggung jawab bersama dan memerlukan koordinasi yang kuat di antara semua pihak terkait.

BACA JUGA: TPID Bengkulu Tengah Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Mingguan

“Inflasi menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita perkuat etalase pengendalian inflasi, terutama dengan melakukan operasi pasar secara terkoordinasi, Fokus utama kita adalah bahan pokok seperti beras, cabai, tomat, bawang, telur dan kebutuhan penting lainnya, Harapannya, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Sukarni.

Ia juga mengingatkan bahwa inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak pada daya beli masyarakat, Oleh karena itu kolaborasi antara TPID dan berbagai instansi harus terus diperkuat agar hasil yang dicapai benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

BACA JUGA: Presiden Apresiasi Prestasi TPID, Berikut Daftarnya

Dalam rangka menyambut Nataru 2024, TPID Kabupaten Bengkulu Selatan juga menyoroti pentingnya persiapan untuk menghadapi lonjakan permintaan barang dan jasa. Lonjakan ini berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, yang pada akhirnya dapat memicu kenaikan harga.

Langkah-langkah yang direncanakan meliputi:

  1. Operasi Pasar Terkoordinasi
  • Menyelenggarakan operasi pasar yang fokus pada komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga, seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai, dan telur.
  • Melibatkan pemerintah daerah dan pihak swasta untuk memastikan distribusi barang berjalan lancar.

2. Penguatan Distribusi Barang

  • Meningkatkan kerja sama dengan distributor untuk menjaga pasokan barang di pasar.
  • Memastikan tidak ada penimbunan barang yang dapat menyebabkan lonjakan harga.

3. Monitoring Harga Secara Berkala

  • Memanfaatkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait untuk memantau fluktuasi harga di pasar.
  • Meningkatkan pengawasan terhadap harga barang kebutuhan pokok.

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Iqbal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *