Pemkab Mukomuko Perpanjang Kontrak 850 Tenaga Honorer

Perpanjang kontrak tenaga honorer
Foto: Pemkab Mukomuko Perpanjang kontrak tenaga honorer sebanyak 850 orang, dan sekaligus terima SK perpanjangan, acara berlangsung di Gedung Balai Daerah pada hari jumat, (13//9/24),(Ft/Ist).

Pemkab Mukomuko Perpanjang Kontrak 850 Tenaga Honorer

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah memperpanjang kontrak kerja sebanyak 850 tenaga honorer yang terdiri dari guru dan tenaga non-kependidikan di berbagai sekolah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk terus mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah, di tengah kekurangan tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut. Perpanjangan kontrak kerja ini juga memberikan kesempatan bagi para tenaga honorer untuk bisa mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di masa mendatang.

Pada hari Jumat, Bupati Mukomuko, Sapuan, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan kontrak kepada 850 tenaga honorer tersebut dalam sebuah acara di Gedung Balai Daerah Pemkab Mukomuko. Bupati menyampaikan apresiasi kepada tenaga honorer yang telah berdedikasi dalam mendukung proses pendidikan di berbagai sekolah di Mukomuko, meski dihadapkan dengan berbagai keterbatasan.

BACA JUGA: Ribuan Tenaga Honorer di Bengkulu Tunggu Kepastian Tes Seleksi PPPK, BKPSDM: Masih Tahap Verval

“Sebanyak 850 tenaga honorer daerah telah menerima SK perpanjangan kontrak, yang artinya mereka tetap berstatus sebagai tenaga honorer daerah dan juga memiliki peluang untuk mengikuti seleksi PPPK. Tahun ini kita mendapat alokasi 400 kuota PPPK, dan mudah-mudahan tenaga honorer yang belum terangkat tahun ini bisa kita ajukan tahun depan,” ujar Bupati Sapuan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perpanjangan kontrak ini adalah langkah penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di Kabupaten Mukomuko. Sekolah-sekolah, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), saat ini masih menghadapi kekurangan tenaga ASN. Dengan kekurangan tenaga tersebut, peran tenaga honorer sangat penting untuk menjaga kelancaran proses pendidikan di sekolah.

BACA JUGA: Gubernur Rohidin Janji Wujudkan Solusi untuk Tenaga Honorer:Aspirasi akan Disuarakan hingga ke Pemerintah Pusat

“Kita kekurangan tenaga ASN di hampir semua sekolah, itulah sebabnya kami terus berjuang agar semua tenaga honorer daerah dapat diangkat menjadi PPPK, Kami ingin memastikan tidak ada lagi kekosongan tenaga pengajar di sekolah-sekolah, sehingga pendidikan di Mukomuko dapat berjalan dengan baik,” kata Bupati Sapuan.

Selain memastikan perpanjangan kontrak kerja, Pemkab Mukomuko juga memastikan bahwa tenaga honorer daerah akan mendapatkan gaji selama tiga bulan berturut-turut setelah menerima SK tersebut. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan tenaga honorer, yang selama ini berperan penting dalam mendukung sektor pendidikan.

BACA JUGA: Gubernur Rohidin Mersyah Lantik 570 PPPK di Bengkulu

Sebanyak 850 tenaga honorer daerah yang menerima perpanjangan kontrak ini terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, yaitu 430 guru Sekolah Dasar (SD), 172 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP), 233 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta 15 guru yang mengajar di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar). Keberadaan mereka sangat penting dalam menjaga kelancaran kegiatan belajar mengajar di Mukomuko, terutama di daerah-daerah yang kekurangan tenaga pengajar tetap.

Lebih lanjut, Bupati Sapuan menjelaskan bahwa Mukomuko terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara mengangkat tenaga honorer yang telah terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadi PPPK. Sesuai perjanjian yang telah dibuat antara Pemkab Mukomuko, Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), dan BKN, semua tenaga honorer daerah yang ada dalam database BKN berpeluang diangkat menjadi PPPK.

BACA JUGA: GTT/PTT di Bengkulu Terima SK Gubernur, Harapan untuk PPPK Tanpa Seleksi

Untuk mendukung hal ini, Pemkab Mukomuko telah mengajukan kuota tambahan PPPK untuk tahun 2024. Apabila disetujui, seluruh tenaga honorer yang belum diangkat pada tahun ini diharapkan bisa diangkat pada tahun depan, sehingga Mukomuko bisa menutup kebutuhan tenaga pengajar di seluruh sekolah yang ada di wilayah tersebut. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *