Pertikaian Mantan Pasangan Suami Istri di Bengkulu Utara Berujung Kekerasan, Keduanya Jalani Perawatan Medis
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA|| Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, di mana cekcok mulut antara mantan pasangan suami istri berujung pada aksi kekerasan yang melibatkan senjata tajam. Akibatnya, baik pria maupun wanita yang terlibat dalam pertikaian mantan pasangan ini harus menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD Arga Makmur.
Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Lambe Patabang Birana, SIK, MM, melalui Kapolsek Kerkap, IPTU Nofrianti, SH, membenarkan insiden tersebut. Saat dikonfirmasi, Kapolsek menjelaskan bahwa kedua belah pihak kini sedang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit setempat.
BACA JUGA: Tindakan Cepat Polsek Kota Manna: Dua Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa Diamankan
“Benar, saat ini kedua belah pihak sedang ditangani oleh tim medis rumah sakit,” ujar Kapolsek pada Selasa, (13/8/24).
Polisi masih belum memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab pasti pertikaian berdarah yang terjadi di sebuah pondok kebun tersebut. Namun, IPTU Nofrianti mengonfirmasi bahwa kedua pihak yang terlibat adalah mantan pasangan suami istri yang baru saja resmi bercerai.
”ami telah berkoordinasi dengan aparat desa dan BPD setempat untuk memastikan situasi tetap kondusif, Fokus utama kami saat ini adalah penanganan medis bagi para korban,” ungkap Kapolsek.
BACA JUGA: Tragis, Pemuda Asal Lampung Tewas Dikeroyok Massa Setelah Percobaan Pencurian di Bengkulu Utara
Sementara itu, penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pertikaian masih dilakukan oleh tim Satreskrim Polres Bengkulu Utara, “Kasus ini sudah dilaporkan dan sedang ditangani oleh Polres Bengkulu Utara,” tambahnya.
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa selain menyebabkan luka-luka pada kedua mantan pasangan suami istri tersebut, pertikaian ini juga mengakibatkan kerusakan materiil. Seekor sapi ternak ditemukan mati dengan luka tebasan di bagian leher, yang diduga akibat senjata tajam. Selain itu, sebuah tempat hunian di lokasi kejadian juga mengalami kebakaran, menyisakan atap yang hancur dan sebagian besar bangunan rata dengan tanah.
Insiden ini menciptakan ketegangan di masyarakat setempat, namun berkat sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan pihak desa, situasi saat ini telah terkendali. Aparat berusaha keras untuk memastikan tidak ada eskalasi lebih lanjut dan menjaga agar ketenangan dapat kembali tercipta di wilayah tersebut.
BACA JUGA: Seorang Nenek Warga Rejang Lebong Jadi Korban Pencurian Emas dan Uang Tunai
Kepolisian Bengkulu Utara akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berkomitmen untuk menyelesaikannya dengan adil dan transparan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan dukungan kepada pihak yang berwenang dalam menuntaskan kasus ini agar keadilan bisa ditegakkan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Rio











